Bagaimana Jepang, Korea Selatan dan Taiwan Tanggapi Pertemuan Trump-Xi?

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:53 WIB
loading...
Bagaimana Jepang, Korea...
Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing. Foto/anadolu
A A A
TOKYO - Kunjungan Donald Trump ke Beijing dipantau ketat oleh beberapa negara tetangga China yakni Jepang dan Korea Selatan, serta Taiwan. Mereka mengamati bagaimana presiden Amerika Serikat (AS) akan membahas Taiwan dan isu lainnya.

Kedua negara tersebut adalah sekutu militer AS dan memiliki perjanjian pertahanan bersama dengan AS, yang berarti mereka berada dalam posisi yang berbeda dari Taiwan, yang pemerintahnya tidak diakui secara resmi oleh Washington.

Pada saat yang sama, AS telah berkomitmen membantu Taiwan mempertahankan diri dan tidak menerima masukan dari Beijing mengenai isu-isu seperti penjualan senjata.

Jika Trump melanggar kebijakan yang telah lama berlaku itu, hal itu akan menimbulkan pertanyaan apakah ia dapat mempertahankan janji kepada sekutu formalnya, menurut para analis.

Bagi Jepang dan Korea Selatan, ini berarti selama potensi konflik dengan China atau Korea Utara, di antara negara-negara lain.

Perubahan sikap Trump juga menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang mengarahkan kebijakan luar negeri AS, tulis Stephen Nagy, profesor politik dan studi internasional di Universitas Kristen Internasional di Tokyo.

Nagy mengatakan dalam komentar untuk Japan Times bahwa kurangnya "titik akhir strategis yang dapat diidentifikasi" dan "ketidakjelasan mengenai siapa yang membentuk keputusan inti tentang China, Taiwan, dan pencegahan yang diperluas" menunjukkan bahwa Trump berimprovisasi daripada mengikuti strategi yang terkoordinasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Pengumuman Hasil Seleksi...
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dirilis, Cek Akun SSCASN!
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved