Kapal Perang Kanada dan Australia Transit di Taiwan, China Marah Besar

Senin, 08 September 2025 - 15:25 WIB
loading...
Kapal Perang Kanada...
Kapal perang Australia transit di Taiwan, China marah besar. Foto/X/@AndrewBGreene
A A A
BEIJING - Militer China mengecam pelayaran kapal perang Kanada dan Australia melalui Selat Taiwan. Beijing menyebutnya sebagai provokasi.

China menganggap Taiwan – yang memiliki pemerintahan sendiri sejak 1949 ketika pasukan nasionalis mundur setelah kalah dalam Perang Saudara China – sebagai bagian dari wilayahnya berdasarkan prinsip Satu China.

China juga mengklaim selat tersebut sebagai miliknya. Meskipun Kanada maupun Australia tidak secara resmi mengakui Taiwan sebagai negara berdaulat, banyak negara, termasuk AS, Kanada, Inggris, Prancis, dan Australia, memandang selat tersebut sebagai jalur internasional dan melakukan transit secara teratur.

Fregat Kanada HMCS Ville de Quebec dan kapal perusak Australia HMAS Brisbane memasuki selat tersebut Sabtu pagi, sehari setelah Beijing menuduh kedua negara memicu ketegangan dengan latihan militer di Laut China Selatan.

China mengatakan pasukannya melacak dan memperingatkan kapal-kapal tersebut, menggambarkan operasi tersebut sebagai "penyebab masalah dan provokasi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Berita Terkini
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved