Fokus Kesehatan Publik, Perancis, India, dan Italia Perpanjang Lockdown

Rabu, 15 April 2020 - 09:38 WIB
loading...
A A A
Sementara Italia juga memilih memperpanjang lockdown. PM Italia Giuseppe Conte mengatakan, lockdown kemungkinan akan berlangsung hingga 3 Mei, tapi sejunlah toko dan bisnis akan diperbolehkan buka pekan ini. Beberapa di antaranya toko buku dan toko pakaian anak-anak.

Penutupan wilayah Italia untuk mengurangi persebaran Covid-19 membawa dampak ekonomi yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah negeri itu. Itulah gambaran dari Lembaga Statistik Nasional Italia (ISTAT) terhadap situasi ekonomi negara tersebut.

Menurut data ISTAT, separuh perusahaan Italia serta 7,4 juta pekerja dalam keadaan tidak berproduksi. “Jika ini berlanjut, produk domestik bruto (PDB) Italia dalam enam bulan pertama tahun ini akan jatuh sebesar 10%, atau sekitar USD4,5 miliar,” kata Matteo Pignatti, ekonom di Center for Confindustrial Studies (CSC).

Angka ini kurang lebih setara dengan seluruh PDB Bolivia. Menurut hitungan CSC, ketiadaan produksi setiap minggunya bisa mengurangi PDB hingga 0,75%. Italia yang merupakan ekonomi terbesar ke delapan di dunia menurut IMF, akan mengalami pukulan ekonomi terbesar sejak Perang Dunia II. (Andika H Mustaqim)
(yuds)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved