4 Presiden Termiskin di Dunia, Ada yang Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Senin, 01 September 2025 - 13:42 WIB
loading...
Jose Mujica, yang jadi presiden Uruguay 2010-2015, dikenang sebagai presiden termiskin di dunia karena gaya hidup sederhananya. Foto/greenme
A
A
A
JAKARTA - Setidaknya ada empat sosok presiden yang dianggap sebagai pemimpin termiskin di dunia ketika berkuasa. Mereka tidak menumpuk harta, memilih hidup layaknya rakyat biasa, dan kerap menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk kepentingan sosial.
Gaya hidup sederhana seperti itu menjadi pemandangan langka di tengah citra glamor yang biasanya melekat pada seorang presiden.
Baca Juga: Jose Mujica Meninggal, SelamatJalan Presiden Termiskin di Dunia
4 Presiden yang Diangap Termiskin di Dunia
Alih-alih tinggal di istana kepresidenan, Mujica memilih hidup di sebuah rumah pertanian sederhana di pinggiran Montevideo. Dia dan istrinya bahkan menanam bunga sendiri di kebunnya.
Mobil dinas mewah yang tersedia untuknya tidak pernah dipakai. Dia justru tetap mengendarai Volkswagen Beetle keluaran 1987, yang nilainya diperkirakan sekitar USD1.800.
Lebih mengejutkan lagi, selama berkuasa, Mujica selalu menyumbangkan 90% dari gajinya untuk amal, termasuk mendukung program perumahan bagi warga miskin. Gaya hidup Mujica membuatnya dihormati, bukan hanya di Uruguay, tetapi juga di dunia internasional sebagai simbol kerendahan hati seorang pemimpin.
Dia meninggal 13 Mei 2025 di rumah pertanian sederhananya. Lantaran mewariskan teladan yang luar biasa, negara berkabung selama tiga hari dan ribuan orang datang memberi penghormatan terakhir.
Mengutip laporan BBC, gaji tahunan Mujica saat berkuasa sekitar USD135.000. Kekayaan pribadinya sekitar USD1.800 (hanya mobil Volkswagen Beetle tua dan rumah kecil), tercatat dalam laporan kekayaan pejabat Uruguay.
Malawi adalah salah satu negara termiskin di dunia, dan Chakwera memilih menunjukkan solidaritas dengan rakyatnya.
Saat pandemi Covid-19 melanda, dia mengambil langkah memotong gajinya sendiri sebesar 10% untuk dialokasikan bagi penanganan krisis. Tindakan simbolis ini mendapat perhatian publik internasional, karena jarang ada kepala negara yang rela kehilangan sebagian gaji resminya demi rakyat.
Meskipun tetap menikmati fasilitas negara, Chakwera dikenal tidak berlebihan dalam gaya hidup, terutama dibandingkan pemimpin Afrika lain yang kerap dikritik karena korupsi dan kemewahan.
Meski bergaya hidup sederhana, dia tetap tetap tinggal di kediaman resmi presiden dengan protokol kenegaraan.
Mengutip laporan Nyasa Times, gaji tahunan Chakwera sekitar USD 75.000. Tidak diketahui catatan tentang kekayaan pribadinya.
Dikenal sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian 1996, José Ramos-Horta adalah sosok yang membesarkan Timor Leste di kancah internasional. Namun, meski memiliki prestise dunia, gaya hidupnya tetap sederhana.
Timor Leste merupakan salah satu negara dengan PDB per kapita terendah di Asia Tenggara, dan Ramos-Horta memilih untuk tetap membumi.
Dia tidak membangun kekayaan pribadi yang mencolok, melainkan fokus pada diplomasi dan pembangunan negara muda bekas provinsi Indonesia tersebut. Ramos-Horta kerap digambarkan lebih nyaman berdialog langsung dengan rakyat ketimbang membangun jarak dengan protokol mewah.
Gaji tahunan Ramos-Horta, sebagaimana dilaporkan media Timor Leste, sekitar USD28.000. Kekayaan pribadinya tidak tercatat secara resmi, namun situs Asia Foundation memperkirakan kekayaannya sekitar USD50.000.
Lourenço justru membangun citra sebagai presiden yang sederhana dan anti-korupsi.
Gajinya sebagai presiden memang relatif kecil jika dibandingkan dengan pemimpin negara-negara maju, dan dia berusaha menampilkan gaya hidup yang bersih dari skandal.
Upayanya memerangi nepotisme dan korupsi membuatnya dianggap sebagai simbol “kesederhanaan baru” di Afrika, meskipun tetap tidak bisa dibandingkan langsung dengan keteladanan Mujica.
Mengutip laporan Africa Confidential, gaji tahunan Presiden Lourenço diperkirakan sekitar USD60.000. Kekayaan pribadinya tidak tercatat secara resmi, namun media lokal mempekirakan USD1 juta.
Gaya hidup sederhana seperti itu menjadi pemandangan langka di tengah citra glamor yang biasanya melekat pada seorang presiden.
Baca Juga: Jose Mujica Meninggal, SelamatJalan Presiden Termiskin di Dunia
4 Presiden yang Diangap Termiskin di Dunia
1. José Mujica (Presiden Uruguay 2010–2015)
José Mujica adalah nama yang hampir selalu muncul pertama ketika berbicara tentang presiden termiskin. Media-media internasional menjulukinya sebagai “the world’s poorest president" karena gaya hidupnya yang sangat jauh dari kemewahan.Alih-alih tinggal di istana kepresidenan, Mujica memilih hidup di sebuah rumah pertanian sederhana di pinggiran Montevideo. Dia dan istrinya bahkan menanam bunga sendiri di kebunnya.
Mobil dinas mewah yang tersedia untuknya tidak pernah dipakai. Dia justru tetap mengendarai Volkswagen Beetle keluaran 1987, yang nilainya diperkirakan sekitar USD1.800.
Lebih mengejutkan lagi, selama berkuasa, Mujica selalu menyumbangkan 90% dari gajinya untuk amal, termasuk mendukung program perumahan bagi warga miskin. Gaya hidup Mujica membuatnya dihormati, bukan hanya di Uruguay, tetapi juga di dunia internasional sebagai simbol kerendahan hati seorang pemimpin.
Dia meninggal 13 Mei 2025 di rumah pertanian sederhananya. Lantaran mewariskan teladan yang luar biasa, negara berkabung selama tiga hari dan ribuan orang datang memberi penghormatan terakhir.
Mengutip laporan BBC, gaji tahunan Mujica saat berkuasa sekitar USD135.000. Kekayaan pribadinya sekitar USD1.800 (hanya mobil Volkswagen Beetle tua dan rumah kecil), tercatat dalam laporan kekayaan pejabat Uruguay.
2. Lazarus Chakwera (Presiden Malawi 2020–Sekarang)
Berbeda dengan Mujica yang memang terkenal ekstrem dalam kesederhanaan, Lazarus Chakwera lebih menonjol karena konsistensinya menjaga citra hidup sederhana di tengah kondisi negaranya yang miskin.Malawi adalah salah satu negara termiskin di dunia, dan Chakwera memilih menunjukkan solidaritas dengan rakyatnya.
Saat pandemi Covid-19 melanda, dia mengambil langkah memotong gajinya sendiri sebesar 10% untuk dialokasikan bagi penanganan krisis. Tindakan simbolis ini mendapat perhatian publik internasional, karena jarang ada kepala negara yang rela kehilangan sebagian gaji resminya demi rakyat.
Meskipun tetap menikmati fasilitas negara, Chakwera dikenal tidak berlebihan dalam gaya hidup, terutama dibandingkan pemimpin Afrika lain yang kerap dikritik karena korupsi dan kemewahan.
Meski bergaya hidup sederhana, dia tetap tetap tinggal di kediaman resmi presiden dengan protokol kenegaraan.
Mengutip laporan Nyasa Times, gaji tahunan Chakwera sekitar USD 75.000. Tidak diketahui catatan tentang kekayaan pribadinya.
3. José Ramos-Horta (Presiden Timor Leste)
Dia menjadi presiden Timor Leste selama beberapa periode, dengan yang terakhir periode 2022 hingga sekarang.Dikenal sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian 1996, José Ramos-Horta adalah sosok yang membesarkan Timor Leste di kancah internasional. Namun, meski memiliki prestise dunia, gaya hidupnya tetap sederhana.
Timor Leste merupakan salah satu negara dengan PDB per kapita terendah di Asia Tenggara, dan Ramos-Horta memilih untuk tetap membumi.
Dia tidak membangun kekayaan pribadi yang mencolok, melainkan fokus pada diplomasi dan pembangunan negara muda bekas provinsi Indonesia tersebut. Ramos-Horta kerap digambarkan lebih nyaman berdialog langsung dengan rakyat ketimbang membangun jarak dengan protokol mewah.
Gaji tahunan Ramos-Horta, sebagaimana dilaporkan media Timor Leste, sekitar USD28.000. Kekayaan pribadinya tidak tercatat secara resmi, namun situs Asia Foundation memperkirakan kekayaannya sekitar USD50.000.
4. João Lourenço (Presiden Angola (2017–Sekarang)
Meskipun tidak semiskin Mujica atau Ramos-Horta, João Lourenço kerap dipandang berbeda dari pendahulunya, José Eduardo dos Santos, yang keluarganya dituduh menumpuk kekayaan raksasa dari minyak Angola.Lourenço justru membangun citra sebagai presiden yang sederhana dan anti-korupsi.
Gajinya sebagai presiden memang relatif kecil jika dibandingkan dengan pemimpin negara-negara maju, dan dia berusaha menampilkan gaya hidup yang bersih dari skandal.
Upayanya memerangi nepotisme dan korupsi membuatnya dianggap sebagai simbol “kesederhanaan baru” di Afrika, meskipun tetap tidak bisa dibandingkan langsung dengan keteladanan Mujica.
Mengutip laporan Africa Confidential, gaji tahunan Presiden Lourenço diperkirakan sekitar USD60.000. Kekayaan pribadinya tidak tercatat secara resmi, namun media lokal mempekirakan USD1 juta.
(mas)
Lihat Juga :