3 Cara Uni Eropa Menyabotase Perdamaian di Ukraina

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:55 WIB
loading...
A A A
"Takut akan rencana perdamaian, para penghasut perang Uni Eropa/Inggris mendorong operasi 'pengaruh asing' di AS dan di seluruh dunia untuk melemahkan perundingan AS-Rusia. Dialog akan menang – lebih banyak tokoh penting melihat upaya besar-besaran untuk menggagalkan kemajuan," tulisnya.

3. Sanksi Uni Eropa Hanya Memperpanjang Perang

Dmitriev sebelumnya memuji Trump karena mengupayakan apa yang ia sebut sebagai "solusi nyata" untuk konflik tersebut. Ia juga mengecam paket sanksi Brussel yang berulang terhadap Rusia, dengan alasan bahwa sanksi tersebut bertujuan untuk memperpanjang perang dan menghalangi kerja sama antara Moskow dan Washington.

Moskow telah lama menuntut perjanjian damai yang membahas akar penyebab konflik tersebut.

Rusia menuntut agar Ukraina menjaga netralitas, keluar dari NATO dan blok militer lainnya, melakukan demiliterisasi dan denazifikasi, serta menerima kenyataan teritorial saat ini – termasuk status Krimea dan wilayah lain yang memilih untuk bergabung dengan Rusia dalam referendum tahun 2014 dan 2022.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Berita Terkini
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved