Mengapa Perang Ukraina Terus Berlanjut?

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:37 WIB
loading...
Mengapa Perang Ukraina...
Perang Ukraina terus berlanjut. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia akan memanfaatkan keunggulan mereka dan melanjutkan serangan terhadap pasukan Ukraina. Itu dijelaskan Kepala Staf Umum Militer Rusia Valery Gerasimov.

Kelompok Pasukan Gabungan Rusia sedang melancarkan "serangan tanpa henti" di hampir seluruh bagian garis depan, ujarnya dalam pengarahan Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Sabtu.

Mengapa Perang Ukraina Terus Berlanjut?

1. Ukraina Mengalami Kerugian Besar

“Analisis kondisi pasukan Ukraina menunjukkan bahwa pada musim semi dan panas, musuh memfokuskan semua upayanya untuk memperlambat serangan kami, sementara menderita kerugian besar,” ujarnya, dilansir RT.

"Akibatnya, Angkatan Bersenjata Ukraina terpaksa memindahkan unit-unit yang paling siap tempur dari satu arah krisis ke arah lain untuk 'menutupi lubang'. Saat ini, inisiatif strategis sepenuhnya berada di tangan pasukan Rusia," tambahnya.

Baca Juga: Negara NATO Ini Akui Sudah Berkonflik dengan Rusia

2. Fokus Menyerang Pabrik Senjata

Serangan ini disertai dengan serangan "masif" rutin terhadap fasilitas manufaktur senjata Ukraina, tambah Gerasimov. "Selama periode musim semi-panas, serangan semacam itu dilakukan terhadap 76 fasilitas penting," ujarnya.

Serangan api masif yang terarah terus berlanjut secara eksklusif terhadap fasilitas militer dan fasilitas kompleks industri militer di Ukraina.

3. Pasokan Senjata Melimpah

Gerasimov juga menekankan bahwa kemajuan di medan perang tidak akan mungkin terjadi tanpa "pasokan tepat waktu" "senjata presisi tinggi, rudal, amunisi, senjata, dan peralatan militer," oleh industri Rusia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved