PM Israel Perintahkan Negosiasi untuk Bebaskan Seluruh Sandera dan Akhiri Perang Melawan Hamas

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 09:47 WIB
loading...
A A A
Netanyahu menegaskan dalam pesannya pada hari Kamis, "Israel berada pada tahap kemenangan yang menentukan.”

“Dua hal ini—kekalahan Hamas dan pembebasan semua sandera kami—berjalan beriringan,” katanya.

Dia telah mengeklaim selama sekitar 18 bulan bahwa “kemenangan total” tersebut sudah dekat.

Sebelumnya pada hari Kamis, keluarga para sandera yang ditawan di Gaza memohon kepada pemerintah Netanyahu untuk mundur dari rencana perangnya dan sebagai gantinya mengejar kesepakatan untuk membebaskan para sandera dan mengakhiri perang, mengungkapkan kekhawatiran bahwa mengabaikan kesepakatan yang ada di atas meja akan menghukum mereka yang masih ditawan hingga mati atau hilang selamanya.

“Seseorang yang telah memilih selama tiga hari ini untuk tidak menanggapi [penerimaan Hamas atas] perjanjian yang telah disetujui pemerintah, untuk tidak mengadakan pertemuan kabinet keamanan atau kabinet [umum], pada dasarnya telah memilih untuk mengorbankan para sandera,” kata Bar Goddard, putri Manny Goddard, yang terbunuh pada 7 Oktober dan jenazahnya ditahan di Gaza.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di televisi Australia Kamis pagi, Netanyahu mengatakan rencana Israel untuk mengambil alih Kota Gaza akan tetap berjalan terlepas dari apakah ada gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.

“Kami akan tetap melakukannya. Bahwa tidak pernah ada keraguan bahwa kami tidak akan meninggalkan Hamas di sana,” katanya.

"Perang bisa berakhir hari ini jika kelompok teror itu meletakkan senjata dan membebaskan 50 sandera yang tersisa, setidaknya 20 di antaranya masih hidup," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved