10 Alasan Rusia Mau Berunding dengan AS Soal Ukraina

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:30 WIB
loading...
A A A
Rusia dikenal mengalihkan fokus negosiasi ke format perdamaian daripada gencatan senjata, yang memungkinkan mereka mempertahankan tekanan militer sambil menguasai narasi diplomatik.

4. Mempertahankan Keuntungan Strategis dan Teritorial


Sebagai imbal balik keterlibatan diplomatik, Rusia ingin mempertahankan kendali atas wilayah yang sudah dikuasainya—Donetsk, Luhansk, bahkan menuntut “freezing” wilayah seperti Kherson dan Zaporizhzhia dalam negosiasi awal.

Menurut Menlu Rusia Lavrov, posisi Rusia tetap menuntut: Ukraina menghentikan ambisi bergabung dengan NATO, Tarik mundur pasukan Ukraina dari empat wilayah yang diklaim Rusia, Jaminan hak-hak bagi penduduk berbahasa Rusia di wilayah tersebut.

Strategi ini menunjukkan perundingan digunakan sebagai landasan untuk memaksakan tuntutan geopolitik dan mempertahankan keuntungan teritorial.

5. Membatasi Pengaruh NATO dan Keamanan Barat


Rusia sejak awal menolak ekspansi NATO, terutama ke Ukraina, yang dianggap merupakan ancaman langsung bagi keamanan nasionalnya.

Dengan membuka ruang dialog, Rusia berusaha membantah atau menunda ekspansi NATO, menjadikan negosiasi sebagai instrumen diplomasi untuk menjaga kawasan "lingkaran dekat" yang dianggap vital sebagai zona pengaruhnya.

6. Kendali terhadap Narasi Kepemimpinan Ukraina


Putin secara konsisten meremehkan legitimasi Presiden Zelensky, menyebutnya sebagai “boneka Barat” dan menolak klaim dia sebagai pihak yang bisa merepresentasikan Ukraina secara sah.

Melalui negoisasi yang tidak melibatkan langsung Zelensky atau pemerintahan resmi Ukraina, Rusia dapat: Menghindari legitimasi bagi pemerintahan Ukraina, Menggiring narasi bahwa rezim saat ini tidak mampu mewakili Ukraina secara independen.

7. Mengkombinasikan Diplomasi dengan Tekanan Ekonomi dan Sanksi


Lavrov menyampaikan Rusia ingin mereduksi ketergantungan ekonomi terhadap Barat dan enggan kembali tersandera jika sanksi dicabut.

Dalam negosiasi, Rusia juga membuka peluang kerja sama ekonomi, tapi dengan batasan keamanan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved