Tentara Myanmar Akui Pembunuhan Massal dan Pemerkosaan pada Rohingya

Jum'at, 11 September 2020 - 04:04 WIB
loading...
A A A
Menurut Myo Win Tun, komandan Pusat Operasi Militer ke-15 memberi perintah untuk “menembak semua yang Anda lihat dan semua yang Anda dengar” saat menggerebek desa-desa Muslim Rohingya.

Mereka tampaknya membunuh dan mengubur delapan wanita, tujuh anak dan 15 pria serta warga lanjut usia dalam satu operasi. “Kami juga memerkosa wanita Muslim sebelum menembak mereka. Di sana ada kopral, sersan dan perwira yang memerkosa wanita Muslim. Saya juga memerkosa satu kali,” ungkap Myo Win Tun.

Pemerintah Myanmar secara konsisten menyangkal tuduhan genosida terhadap minoritas Muslim Rohingya. Awal tahun ini pemerintah mengklaim semua tuduhan itu berdasarkan gambaran situasi yang telah bias setelah ICC memerintahkan Myanmar mencegah pembersihan etnik Rohingya. (Baca Juga: Trump: AS Punya Senjata Nuklir yang Belum Pernah Dilihat Rusia dan China)

PBB menyatakan sebanyak 10.000 orang dibunuh dan lebih dari 700.000 orang melarikan diri dari Rakhine, sejak militer Myanmar pada 2017 melancarkan operasi menumpas Laskar Penyelamatan Arakan Rohingya (ARSA). (Baca Infografis: Akibat 'Perang Melawan Teror' AS, 37 Juta Orang Telah Terlantar)

Ribuan wanita dan gadis Rohingya telah diperkosa dan antara 2017 dan 2019, sekitar 200 desa Rohingya diratakan dengan tanah. (Lihat Video: Pemprov DKI Jakarta Tarik Rem Darurat, Ibu Kota Kembali PSBB)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved