Menhan Italia: Pemerintah Israel telah Kehilangan Kewarasan dan Kemanusiaannya

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:58 WIB
loading...
Menhan Italia: Pemerintah...
Menteri Pertahanan (Menhan) Italia Guido Crosetto. Foto/decode39.com
A A A
ROMA - Menteri Pertahanan (Menhan) Italia Guido Crosetto mengkritik tajam tindakan Israel di Gaza. Dia mengatakan skala penderitaan warga sipil Palestina menunjukkan kampanye Israel telah menyimpang jauh dari pembelaan diri yang sah.

Dalam wawancara dengan surat kabar La Stampa pada hari Senin, Crosetto mengatakan, "Pemerintah Israel telah kehilangan kewarasan dan kemanusiaannya. Memerangi teroris bukan lagi alasan."

Ia berpendapat situasi di Gaza dan Tepi Barat telah melewati ambang batas yang berbahaya.

"Seperti yang Anda ketahui, saya pikir pendudukan Gaza dan beberapa tindakan serius di Tepi Barat menandai lompatan kualitatif ke depan, dan keputusan harus dibuat yang memaksa (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu untuk berpikir. Dan itu bukan langkah melawan Israel, tetapi cara untuk menyelamatkan orang-orang itu dari pemerintah yang telah kehilangan kewarasan dan kemanusiaannya," tegas dia.

"Kita harus selalu membedakan pemerintah dari negara dan rakyat, serta dari agama yang mereka anut," papar dia, seraya menambahkan hal ini berlaku untuk Netanyahu.

Ketika ditanya mengapa tidak ada pemimpin Eropa yang melakukan perjalanan simbolis ke Gaza seperti yang mereka lakukan ke Kiev, meskipun penduduknya "diratakan dengan tanah," Crosetto berkata, "Karena mereka akan mendapati diri mereka berada di bawah pemerintahan, yaitu Israel, yang tidak mau berdialog karena telah mengambil sikap fundamentalis dan integralis."

"Pembelaan yang sah terhadap demokrasi dalam menghadapi serangan teroris yang mengerikan tidak lagi meyakinkan. Kita dihadapkan pada proyek yang sifatnya berbeda: penaklukan wilayah asing sambil mempertimbangkan bencana kemanusiaan," pungkas dia.

Baca juga: India Kirim 20.000 Pekerja ke Israel untuk Gantikan Warga Palestina sejak Genosida Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Berita Terkini
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved