Marah Besar! Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 06:16 WIB
loading...
A A A
Mantan kepala negara Rusia tersebut mengejek reaksi "gugup" yang ditunjukkan oleh Trump, dengan menyatakan bahwa hal itu hanya membuktikan bahwa "Rusia melakukan segalanya dengan benar dan akan terus berjalan di jalurnya sendiri."

"Dan tentang 'ekonomi mati' India dan Rusia dan 'memasuki wilayah yang sangat berbahaya' – baiklah, biarkan dia mengingat film-film favoritnya tentang 'orang mati berjalan', serta betapa berbahayanya 'Tangan Mati' yang legendaris itu," tulis Medvedev.

Pernyataan terakhir merujuk pada sistem 'Perimetr' yang legendaris, yang berasal dari era Soviet dan diperkirakan masih ada di Rusia. Sistem otonom ini diyakini sebagai sakelar mati apokaliptik, yang mampu menembakkan persenjataan nuklir yang masih tersisa sekaligus dalam skenario di mana negara itu dihantam oleh serangan pertama yang menghancurkan yang melenyapkan kepemimpinannya dan memutus rantai komando yang bertanggung jawab untuk memerintahkan pembalasan.

Medvedev sebelumnya telah menolak tuntutan Trump agar Moskow segera mengakhiri kampanye militernya terhadap Ukraina, menyebut ancaman sanksi sekunder terhadap pelanggan energi Rusia "dramatis" dan tidak efektif. Medvedev menegaskan bahwa ultimatum semacam itu tidak akan menghalangi Rusia untuk mencapai tujuan keamanan nasionalnya dan hanya akan membuat Trump tampak serupa dengan pendahulunya, Joe Biden.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Berita Terkini
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved