Marah Besar! Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 06:16 WIB
loading...
Marah Besar! Trump Kirim...
Donald Trump kirim kapal selam nuklir ke perbatasan Rusia. Foto/X/@kadonkey
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia memerintahkan dua kapal selam nuklir untuk bergerak mendekati Rusia . Itu sebagai merespons komentar media sosial dari mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Trump mengumumkan keputusan tersebut di platform Truth Social miliknya, mengecam pernyataan Medvedev yang "sangat provokatif". Dia mengklaim bahwa "kata-kata sangat penting, dan seringkali dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan."

"Saya telah memerintahkan dua Kapal Selam Nuklir untuk ditempatkan di wilayah yang tepat, untuk berjaga-jaga jika pernyataan bodoh dan provokatif ini lebih dari sekadar itu," tulis presiden AS, dilansir RT.

Trump akhir-akhir ini terlibat dalam perang kata-kata yang sengit di media sosial dengan Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.

Meskipun presiden AS tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, pengumumannya tentang respons militer tampaknya berkaitan dengan unggahan yang dibuat oleh politisi Rusia tersebut pada hari Kamis.

Medvedev menanggapi unggahan Trump di Truth Social beberapa jam sebelumnya, di mana presiden Amerika tersebut mencapnya sebagai mantan pemimpin yang "gagal" dan memperingatkannya untuk "berhati-hati dalam berbicara."

Baca Juga: India Tak Tertarik Beli Jet Tempur Siluman F-35, Ada Apa Gerangan?

Mantan kepala negara Rusia tersebut mengejek reaksi "gugup" yang ditunjukkan oleh Trump, dengan menyatakan bahwa hal itu hanya membuktikan bahwa "Rusia melakukan segalanya dengan benar dan akan terus berjalan di jalurnya sendiri."

"Dan tentang 'ekonomi mati' India dan Rusia dan 'memasuki wilayah yang sangat berbahaya' – baiklah, biarkan dia mengingat film-film favoritnya tentang 'orang mati berjalan', serta betapa berbahayanya 'Tangan Mati' yang legendaris itu," tulis Medvedev.

Pernyataan terakhir merujuk pada sistem 'Perimetr' yang legendaris, yang berasal dari era Soviet dan diperkirakan masih ada di Rusia. Sistem otonom ini diyakini sebagai sakelar mati apokaliptik, yang mampu menembakkan persenjataan nuklir yang masih tersisa sekaligus dalam skenario di mana negara itu dihantam oleh serangan pertama yang menghancurkan yang melenyapkan kepemimpinannya dan memutus rantai komando yang bertanggung jawab untuk memerintahkan pembalasan.

Medvedev sebelumnya telah menolak tuntutan Trump agar Moskow segera mengakhiri kampanye militernya terhadap Ukraina, menyebut ancaman sanksi sekunder terhadap pelanggan energi Rusia "dramatis" dan tidak efektif. Medvedev menegaskan bahwa ultimatum semacam itu tidak akan menghalangi Rusia untuk mencapai tujuan keamanan nasionalnya dan hanya akan membuat Trump tampak serupa dengan pendahulunya, Joe Biden.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved