Kamboja Marah Thailand Terus Tembaki Kuil Preah Vihear
Senin, 28 Juli 2025 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Kuil Preah Vihear, yang terletak di atas tebing setinggi 525 meter di Pegunungan Dangrek, telah lama menjadi sumber ketegangan diplomatik antara Kamboja dan Thailand.
Eskalasi terbaru ini menandai kemerosotan serius dalam hubungan bilateral dan menimbulkan kekhawatiran atas perlindungan terhadap landmark budaya yang tak tergantikan di tengah konflik bersenjata.
Militer Thailand belum berkomentar atas tuduhan serangan intensif terhadap Kuil Preah Vihear. Namun, Kerajaan Thailand juga mengecam Kamboja atas peluncuran roket BM-21 yang menghantam wilayah sipil di distrik Kantharalak, provinsi Si Sa Ket, yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang luka-luka.
Sekitar pukul 17.00 pada hari Minggu, wakil juru bicara militer Kerajaan Thailand Kolonel Richcha Suksuwanon melaporkan bahwa sebuah roket BM-21 telah mendarat di Sao Thong Chai, yang menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah penduduk.
Baca Juga: Ini Sejarah Kuil Preah Vihear, Situs Hindu Pemicu Perang Thailand-Kamboja
Insiden tersebut mengakibatkan dua warga setempat terdampak, yakni Somsri Lapboon (59) tewas akibat pecahan peluru dan Jai Tarnnamthiang (48) mengalami cedera kepala akibat pecahan peluru.
Richcha mencatat bahwa kedua korban adalah sukarelawan penjaga desa yang membantu pengawasan perbatasan selama ketegangan yang sedang berlangsung.
Militer mengecam penggunaan persenjataan tingkat medan perang oleh Kamboja terhadap warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik. Hingga saat ini, total 14 warga sipil Thailand dilaporkan tewas akibat permusuhan yang terus berlanjut di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja.
Sementara itu, para pemimpin Thailand dan Kamboja akan menghadiri perundingan mediasi di Malaysia pada hari Senin mengenai perang perbatasan yang mematikan.
Eskalasi terbaru ini menandai kemerosotan serius dalam hubungan bilateral dan menimbulkan kekhawatiran atas perlindungan terhadap landmark budaya yang tak tergantikan di tengah konflik bersenjata.
Militer Thailand belum berkomentar atas tuduhan serangan intensif terhadap Kuil Preah Vihear. Namun, Kerajaan Thailand juga mengecam Kamboja atas peluncuran roket BM-21 yang menghantam wilayah sipil di distrik Kantharalak, provinsi Si Sa Ket, yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang luka-luka.
Sekitar pukul 17.00 pada hari Minggu, wakil juru bicara militer Kerajaan Thailand Kolonel Richcha Suksuwanon melaporkan bahwa sebuah roket BM-21 telah mendarat di Sao Thong Chai, yang menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah penduduk.
Baca Juga: Ini Sejarah Kuil Preah Vihear, Situs Hindu Pemicu Perang Thailand-Kamboja
Insiden tersebut mengakibatkan dua warga setempat terdampak, yakni Somsri Lapboon (59) tewas akibat pecahan peluru dan Jai Tarnnamthiang (48) mengalami cedera kepala akibat pecahan peluru.
Richcha mencatat bahwa kedua korban adalah sukarelawan penjaga desa yang membantu pengawasan perbatasan selama ketegangan yang sedang berlangsung.
Militer mengecam penggunaan persenjataan tingkat medan perang oleh Kamboja terhadap warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik. Hingga saat ini, total 14 warga sipil Thailand dilaporkan tewas akibat permusuhan yang terus berlanjut di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja.
Thailand dan Kamboja Berunding Damai
Sementara itu, para pemimpin Thailand dan Kamboja akan menghadiri perundingan mediasi di Malaysia pada hari Senin mengenai perang perbatasan yang mematikan.
Lihat Juga :