Kamboja Marah Thailand Terus Tembaki Kuil Preah Vihear

Senin, 28 Juli 2025 - 07:12 WIB
loading...
Kamboja Marah Thailand...
Kamboja marah dan mengecam militer Thailand yang terus menembaki Kul Preah Vihear. Kedua negara ini terlihat perang di perbatasan sejak Kamis pekan lalu. Foto/Phnom Penh Post
A A A
PHNOM PENH - Pemerintah Kamboja marah dan mengecam militer Thailand yang melakukan penembakan terus-menerus dan intensif terhadap Kuil Preah Vihear. Phnom Penh menyatakan penembakan situs suci itu merupakan serangan langsung terhadap kedaulatan Kamboja dan pelanggaran hukum internasional yang melindungi warisan budaya.

Dalam pernyataan tegas, Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja menuduh militer Thailand tidak hanya membahayakan integritas struktural kuil kuno tersebut—yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2008—tetapi juga "warisan budaya bersama umat manusia".

Menurut kementerian tersebut, sebagian besar kuil dan lanskap suci di sekitarnya telah mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: Perang Thailand-Kamboja: Sekutu AS Bersenjata Kuat vs Musuh Lemah Tapi Didukung China

"Tindakan agresi yang kembali terjadi ini telah menempatkan kuil dalam bahaya yang parah dan belum pernah terjadi sebelumnya," kata kementerian tersebut.

"Kerusakan tersebut telah merusak simbol identitas nasional Kamboja, keberlangsungan sejarah, dan warisan spiritual," paparnya, seperti dikutip dari Phnom Penh Post, Senin (28/7/2025).

Kementerian itu menegaskan bahwa serangan militer Thailand merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap beberapa instrumen internasional, termasuk Konvensi Den Haag 1954 untuk Perlindungan Cagar Budaya dalam Konflik Bersenjata, Protokol Kedua 1999, Konvensi Warisan Dunia UNESCO 1972, dan Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional (ICC), yang menyatakan bahwa perusakan warisan budaya yang disengaja dapat dituntut sebagai kejahatan perang.

Kementerian itu lebih lanjut mencatat kewajiban Thailand sebagai negara anggota Komite Koordinasi Internasional untuk Konservasi dan Pengembangan Kuil Preah Vihear, sebagaimana ditetapkan oleh keputusan UNESCO pada tahun 2014.

Kementerian tersebut mendesak Thailand untuk segera menghentikan semua operasi militer yang menargetkan Kuil Preah Vihear dan kawasan lindung yang telah ditetapkan, serta untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban hukumnya berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut.

“Kerajaan Kamboja tetap teguh dalam komitmennya untuk mempertahankan warisan budayanya dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, dan hukum internasional,” imbuh pernyataan Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved