Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja

Sabtu, 26 Juli 2025 - 15:14 WIB
loading...
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Mantan PM Thaksin Shinawatra sangkal konflik keluarga picu perang Thailand dan Kamboja. Foto/Thai Royal Navy/Nation
A A A
BANGKOK - Mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra pada hari Sabtu membahas bentrokan perbatasan Thailand -Kamboja yang sedang berlangsung menjelang kunjungannya ke Ubon Ratchathani untuk memberikan dukungan kepada mereka yang terdampak. Ia menolak anggapan bahwa konflik keluarga antara klan Shinawatra dan Hun telah memicu kekerasan.

Thaksin mengungkapkan bahwa penggunaan senjata oleh Kamboja terhadap warga sipil dan rumah sakit tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Serangan Kamboja terhadap rumah-rumah warga sipil dan rumah sakit menunjukkan ketidakpedulian terhadap hak asasi manusia, yang dikutuk secara universal. Bahkan dengan penggunaan jet F-16, kami tetap berhati-hati, hanya menargetkan sasaran militer,” kata Thaksin, dilansir The Nation.

Ketika ditanya apakah ia telah menggunakan koneksi pribadi untuk berkomunikasi dengan negara lain, Thaksin mengakui bahwa beberapa negara telah menawarkan diri untuk menjadi penengah.

Namun, ia menegaskan kembali bahwa masalah tersebut harus tetap berada di antara kedua negara, dan mediasi pihak ketiga apa pun tidak akan efektif jika perundingan langsung gagal. Ia juga menyatakan bahwa ketegangan awal muncul dari retorika nasionalis internal Kamboja, yang menurutnya memperburuk situasi secara tidak perlu.

Mengenai aksi militer yang sedang berlangsung, Thaksin menyatakan keyakinannya bahwa konflik tidak akan berkepanjangan, menjelaskan bahwa wilayah yang disengketakan tersebut pernah berada di bawah kendali Thailand dan bahwa kemajuan militer Kamboja merupakan upaya untuk merebutnya kembali.

Terkait aksi militer Kamboja baru-baru ini di Provinsi Trat, Thaksin mengonfirmasi bahwa pasukan Kamboja aktif di wilayah tersebut, tetapi memastikan bahwa Thailand sepenuhnya siap untuk merespons.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved