Amnesty International Peringati 10 Tahun '709 Crackdown' di China, Desak Aksi Global

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:29 WIB
loading...
A A A
“Dampak dari '709' masih terasa dalam setiap aspek hidup saya,” ujar istri salah satu pengacara yang ditahan.

Mekanisme Pemantauan Permanen


Amnesty juga mencatat bahwa penindasan telah berkembang menjadi bentuk represi yang lebih berat, terbukti dari vonis panjang yang dijatuhkan kepada mereka yang tetap terlibat dalam aktivisme hukum. Pada 2023, dua pengacara, Ding Jiaxi dan Xu Zhiyong, masing-masing dijatuhi hukuman 12 dan 14 tahun penjara dengan tuduhan “subversi terhadap kekuasaan negara.”

Setidaknya 20 pengacara telah dicabut izin praktiknya, dan banyak lainnya terpaksa berhenti akibat tekanan politik.

Amnesty mengkritik lemahnya respons komunitas internasional terhadap penindasan ini. Meskipun banyak pernyataan dari negara-negara dan badan-badan PBB selama sepuluh tahun terakhir, pemerintah China terus mengabaikan seruan pembebasan para pengacara yang dipenjara.

Organisasi ini mendesak Dewan HAM PBB untuk membentuk mekanisme pemantauan permanen terhadap situasi HAM di China, dan meminta negara-negara untuk secara terbuka menuntut pembebasan semua pengacara yang ditahan secara tidak adil.

“Peringatan satu dekade ini seharusnya menjadi pengingat bagi pemerintah dunia untuk terus menekan China agar menjamin kebebasan dan perlakuan yang adil terhadap semua pengacara yang hanya menjalankan tugas profesional mereka,” pungkas Brooks.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved