Amnesty International Peringati 10 Tahun '709 Crackdown' di China, Desak Aksi Global

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:29 WIB
loading...
A A A
Di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping, lebih dari 300 pengacara dan aktivis ditangkap. Banyak di antaranya mengalami penahanan sewenang-wenang, penghilangan paksa, hingga penyiksaan. Beberapa dijatuhi hukuman penjara panjang, termasuk Wu Gan yang divonis delapan tahun, serta Zhou Shifeng yang dijatuhi hukuman tujuh tahun.

Penghilangan Paksa


Pemerintahan Xi Jinping juga memperluas penggunaan sistem residential surveillance at a designated location (RSDL), yang menurut para ahli PBB, setara dengan praktik penghilangan paksa.

Laporan Amnesty menyoroti bahwa para pengacara yang menjadi target utama adalah mereka yang membela hak-hak konstitusional, mendorong reformasi hukum, dan mewakili komunitas rentan seperti warga Tibet, umat Kristen, aktivis LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), serta korban krisis kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Wanita China Ini Hilang Hampir 4 Tahun setelah Coret Poster Presiden Xi Jinping

Banyak dari mereka sebelumnya justru pernah diakui oleh pemerintah, seperti Gao Zhisheng, yang pada tahun 2001 disebut sebagai salah satu pengacara teladan, namun kemudian menjadi korban penghilangan paksa.

Pernyataan tersebut juga menggarisbawahi penderitaan yang terus dialami keluarga para pengacara yang ditahan, termasuk pemantauan ketat, kehilangan pekerjaan, pengusiran paksa, serta pembatasan akses pendidikan dan perjalanan untuk anak-anak mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved