Pakar Nilai Peta Buatan Prancis Biang Kerok Perang Thailand-Kamboja

Jum'at, 25 Juli 2025 - 11:41 WIB
loading...
A A A
"Serangan Kamboja difokuskan pada lokasi militer, bukan pada lokasi lain," katanya.

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menulis surat kepada Dewan Keamanan PBB untuk meminta pertemuan darurat untuk menghentikan agresi Thailand. Dewan tersebut menjadwalkan pertemuan darurat tertutup pada pukul 15.00 di New York pada hari Jumat.

Thailand juga menutup semua perlintasan perbatasan darat sambil mendesak warganya untuk meninggalkan Kamboja. Para pejabat mengatakan ketujuh maskapai penerbangan Thailand menyatakan kesediaan untuk membantu memulangkan warga negara Thailand yang ingin pulang dari Kamboja.

Ribut Masalah Perbatasan


Kedua negara tetangga di Asia Tenggara ini telah lama berselisih mengenai perbatasan, yang secara berkala berkobar di sepanjang perbatasan mereka yang membentang sepanjang 800 kilometer (500 mil) dan biasanya berujung pada konfrontasi singkat, jarang sekali melibatkan penggunaan senjata. Pertempuran besar terakhir terkait masalah ini terjadi pada tahun 2011, yang menewaskan 20 orang.

Namun, hubungan memburuk tajam sejak konfrontasi pada bulan Mei menewaskan seorang tentara Kamboja. Bentrokan pada hari Kamis tersebut intensitasnya luar biasa besar.

Bentrokan pertama pada Kamis pagi terjadi di dekat kuil Ta Muen Thom di sepanjang perbatasan Provinsi Surin, Thailand, dan Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja. Bentrokan ini mendorong penduduk desa untuk berlindung di bunker beton.

Militer Thailand dan Kamboja masing-masing menyatakan bahwa pihak lawan mengerahkan drone sebelum maju ke posisi lawan dan melepaskan tembakan. Kedua belah pihak kemudian menggunakan persenjataan yang lebih berat seperti artileri, yang menyebabkan kerusakan dan korban yang lebih besar.

Thailand menyatakan bahwa mereka merespons dengan serangan udara terhadap roket yang dipasang di truk yang diluncurkan oleh Kamboja.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved