4 Kontroversi Rekaman Pilot - Kopilot di Kokpit Air India

Selasa, 22 Juli 2025 - 14:35 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Jet Tempur Hantam Sekolah Tewaskan 27 Orang: 'Teman Terbakar Ambruk di Kaki Saya, Memohon Diselamatkan'

2. Pilot dan Kopilot Sudah Memiliki 19.000 Jam Terbang

Sumeet Sabharwal, 56, adalah kapten dalam penerbangan tersebut, sementara Clive Kunder, 32, adalah kopilot yang menerbangkan pesawat. Bersama-sama, kedua pilot tersebut memiliki lebih dari 19.000 jam terbang - hampir setengahnya di Boeing 787. Keduanya telah lulus semua pemeriksaan kesehatan pra-penerbangan sebelum kecelakaan.

Dapat dimengerti, gelombang kebocoran spekulatif ini telah mengguncang para penyelidik dan membuat marah para pilot India.

Pekan lalu, Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB), penyelidik utama, menyatakan dalam sebuah rilis bahwa "sebagian media internasional berulang kali mencoba menarik kesimpulan melalui pelaporan yang selektif dan tidak terverifikasi". AAIB menggambarkan "tindakan-tindakan ini [sebagai] tidak bertanggung jawab, terutama selama investigasi masih berlangsung".

3. Laporan Media Dituding Sangat Spekulatif

Jennifer Homendy, ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), yang membantu investigasi, mengatakan di X bahwa laporan media tersebut "prematur dan spekulatif" dan bahwa "investigasi sebesar ini membutuhkan waktu".

Di India, Asosiasi Pilot Komersial India mengecam tindakan terburu-buru menyalahkan kru sebagai "ceroboh" dan "sangat tidak peka", mendesak untuk menahan diri hingga laporan akhir keluar.

Sam Thomas, ketua Asosiasi Pilot Maskapai India (ALPA India), mengatakan kepada BBC bahwa "spekulasi telah mengalahkan transparansi", menekankan perlunya meninjau riwayat perawatan dan dokumentasi pesawat beserta data perekam suara kokpit.

Inti kontroversi ini terletak pada rekaman kokpit singkat dalam laporan tersebut - transkrip lengkapnya, yang diharapkan ada dalam laporan akhir, seharusnya dapat menjelaskan lebih jelas apa yang sebenarnya terjadi.

4. Saklar BBM Dimatikan secara Manual

Seorang investigator kecelakaan udara yang berbasis di Kanada, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa kutipan percakapan dalam laporan tersebut menghadirkan beberapa kemungkinan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved