Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal

Rabu, 23 Juli 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
"Karena budayanya berbeda, mustahil untuk hidup bersama."

Pekerja kantoran Kouyama Nanami, 23 tahun, mengatakan ia membaca di berita bahwa banyak bantuan kesejahteraan diberikan kepada penduduk non-Jepang.

"Saya pikir bantuan tersebut belum diprioritaskan untuk orang Jepang," katanya.

5. Keselamatan Publik Makin Buruk

Shunsuke Tanabe, seorang profesor sosiologi di Universitas Waseda di Tokyo, mengatakan banyak keyakinan negatif seputar migrasi – seperti gagasan tentang meningkatnya kejahatan – berasal dari kepalsuan dan klaim menyesatkan dari jalur kampanye.

"Terlihat lebih banyak orang asing; Mereka mulai berasumsi bahwa keselamatan publik juga semakin memburuk,” ujarnya kepada CNN.

“Akibatnya, kampanye negatif yang tersebar di media sosial beresonansi dengan banyak orang, membuat mereka berpikir bahwa pihak yang berjanji untuk ‘melindungi’ masyarakat dari ancaman imajiner ini adalah pilihan yang lebih baik,” tambahnya.

Ia mencatat bahwa kejahatan di Jepang telah menurun dalam 20 tahun terakhir, meskipun ada peningkatan jumlah wisatawan dan penduduk asing. “Hampir tidak ada perbedaan antara warga negara Jepang dan warga negara asing dalam hal tingkat kejahatan,” ujarnya.

Pada tahun 2023, 9.726 orang asing ditangkap karena dugaan kejahatan, yang mencakup 5,3% dari total orang yang ditangkap, menurut buku putih Kementerian Kehakiman. Angka tersebut mencakup wisatawan dan penduduk asing.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Alasan Rusia Kini...
3 Alasan Rusia Kini Didukung AS untuk Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved