Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
Rabu, 23 Juli 2025 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Belum ada detail konkret lebih lanjut, tetapi pemerintah mengatakan bulan lalu bahwa mereka berencana untuk merevisi kebijakan guna melarang turis dan penduduk asing dengan tagihan medis yang belum dibayar untuk mendapatkan visa atau kembali ke negara tersebut.
Yang jauh lebih menonjol adalah lonjakan pariwisata selama beberapa tahun terakhir, terutama sejak pandemi Covid-19.
Jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Jepang mencapai rekor 21,5 juta pada paruh pertama tahun ini, menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang. Tahun lalu, Jepang merupakan negara ke-8 yang paling banyak dikunjungi wisatawan di dunia, menurut UN Tourism, dan peringkat teratas di Asia.
Banjir ini telah membuat banyak penduduk kesal, yang kehidupannya terganggu oleh wisatawan yang berbondong-bondong ke lingkungan mereka untuk bertamasya, berbelanja, atau berfoto.
Hal ini mendorong pihak berwenang untuk sementara waktu memblokir pemandangan Gunung Fuji yang populer dari sebuah toko swalayan karena meningkatnya keluhan warga tentang kepadatan pengunjung, dan area resor pemandian air panas untuk memperingatkan tentang rendahnya ketinggian air karena pengunjung menginginkan pemandian pribadi.
Beberapa pihak menyalahkan wisatawan karena memicu inflasi dan berkontribusi pada kekurangan pasokan tertentu, termasuk beras, makanan pokok paling berharga di Jepang.
Pihak lain mempermasalahkan penduduk asing yang dilaporkan menghindari asuransi kesehatan publik dan investor yang membeli properti di negara tersebut dan menaikkan harga.
"Mereka datang ke Jepang karena tidak bisa mencari nafkah di negara asal mereka," kata pria berusia 78 tahun itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sifat sensitif dari diskusi tersebut.
3. Orang Jepang Makin Frustasi
Meskipun populasi penduduk asing di Jepang telah melonjak dari 2,23 juta menjadi 3,77 juta selama dekade terakhir, mereka masih hanya mewakili 3% dari total populasi yang berjumlah lebih dari 120 juta jiwa.Yang jauh lebih menonjol adalah lonjakan pariwisata selama beberapa tahun terakhir, terutama sejak pandemi Covid-19.
Jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Jepang mencapai rekor 21,5 juta pada paruh pertama tahun ini, menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang. Tahun lalu, Jepang merupakan negara ke-8 yang paling banyak dikunjungi wisatawan di dunia, menurut UN Tourism, dan peringkat teratas di Asia.
Banjir ini telah membuat banyak penduduk kesal, yang kehidupannya terganggu oleh wisatawan yang berbondong-bondong ke lingkungan mereka untuk bertamasya, berbelanja, atau berfoto.
Hal ini mendorong pihak berwenang untuk sementara waktu memblokir pemandangan Gunung Fuji yang populer dari sebuah toko swalayan karena meningkatnya keluhan warga tentang kepadatan pengunjung, dan area resor pemandian air panas untuk memperingatkan tentang rendahnya ketinggian air karena pengunjung menginginkan pemandian pribadi.
Beberapa pihak menyalahkan wisatawan karena memicu inflasi dan berkontribusi pada kekurangan pasokan tertentu, termasuk beras, makanan pokok paling berharga di Jepang.
Pihak lain mempermasalahkan penduduk asing yang dilaporkan menghindari asuransi kesehatan publik dan investor yang membeli properti di negara tersebut dan menaikkan harga.
4. Pekerja Asing Merebut Pekerjaan Warga Lokal
Seorang pensiunan di Tokyo yang dulu bekerja di sebuah perusahaan perdagangan mengatakan kepada CNN bahwa ia yakin pekerja asing mengambil pekerjaan orang Jepang."Mereka datang ke Jepang karena tidak bisa mencari nafkah di negara asal mereka," kata pria berusia 78 tahun itu, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sifat sensitif dari diskusi tersebut.
Lihat Juga :