Israel Bunuh Pejabat Palestina Terpilih Faraj al-Ghoul dalam Serangan Udara di Gaza
Rabu, 16 Juli 2025 - 06:54 WIB
loading...
A
A
A
Al-Ghoul juga memimpin komite pemerintah yang bertugas menindaklanjuti rekomendasi laporan misi pencari fakta Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dibentuk pada tahun 2009 untuk menyelidiki konflik di Gaza.
Selain itu, ia adalah pendiri Dar al-Haqq wa al-Qanun untuk Hak Asasi Manusia dan mengelola firma hukum di Gaza.
Al-Ghoul adalah teman dekat pendiri Hamas, Ahmed Yassin yang dibunuh, menurut sumber-sumber Palestina yang dikutip Al Jazeera Arabic.
Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah yang terus-menerus.
Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 57.000 orang, melukai lebih dari 137.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Baca juga: Rusia Respons Ultimatum 50 Hari Trump untuk Sanksi Berat Mitra Dagang Moskow
Selain itu, ia adalah pendiri Dar al-Haqq wa al-Qanun untuk Hak Asasi Manusia dan mengelola firma hukum di Gaza.
Al-Ghoul adalah teman dekat pendiri Hamas, Ahmed Yassin yang dibunuh, menurut sumber-sumber Palestina yang dikutip Al Jazeera Arabic.
Serangan Genosida yang Berkelanjutan
Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah yang terus-menerus.
Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 57.000 orang, melukai lebih dari 137.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Baca juga: Rusia Respons Ultimatum 50 Hari Trump untuk Sanksi Berat Mitra Dagang Moskow
(sya)
Lihat Juga :