3 Alasan Pakistan Menolak Tudingan India tentang Bantuan China dalam Perang Mei Lalu

Selasa, 08 Juli 2025 - 14:09 WIB
loading...
3 Alasan Pakistan Menolak...
Pakistan menolak tudingan India tentang bantuan China dalam perang Mei lalu. Foto/X
A A A
ISLAMABAD - Panglima Militer Pakistan Marsekal Lapangan Syed Asim Munir menolak klaim militer India baru-baru ini bahwa Islamabad menerima dukungan langsung dari Chinaselama konflik Mei 2025 antara kedua tetangga bersenjata nuklir itu. Dia menyebut sindiran itu "tidak benar secara faktual" dan sebuah "upaya buruk" untuk mengalihkan perhatian dari kegagalannya di medan perang.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato Marsekal Lapangan Syed Asim Munir, kepala angkatan darat Pakistan, kepada para perwira yang lulus di Universitas Pertahanan Nasional di Islamabad.

Minggu lalu, Wakil Kepala Angkatan Darat India Letnan Jenderal Rahul Singh menuduh dalam sebuah forum pertahanan di New Delhi bahwa selama pertempuran bulan Mei, China telah memberikan "masukan langsung" kepada Pakistan tentang posisi militer utama India. Singh tidak merinci bukti di balik klaim tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Arab News bulan lalu, Menteri Pertahanan Khawaja Asif membantah adanya keterlibatan militer China secara langsung selama konflik 7-10 Mei.

3 Alasan Pakistan Menolak Tudingan India tentang Bantuan China dalam Perang Mei Lalu

1. Tidak Memiliki Fakta

“Sindiran mengenai dukungan eksternal dalam Operasi Bunyan Al Marsoos yang sukses di Pakistan tidak bertanggung jawab dan tidak benar secara faktual,” kata Munir. Nenurut pernyataan dari sayap media militer, mengacu pada nama tanggapan militer Pakistan terhadap serangan India pada 10 Mei.

Ia menggambarkan tuduhan tersebut sebagai cerminan “keengganan kronis untuk mengakui kemampuan dalam negeri dan ketahanan kelembagaan yang dikembangkan selama beberapa dekade kehati-hatian strategis.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved