3 Alasan Pakistan Menolak Tudingan India tentang Bantuan China dalam Perang Mei Lalu

Selasa, 08 Juli 2025 - 14:09 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Siapa Roman Starovoit? Mantan Menteri Transportasi Rusia yang Ditemukan Tewas setelah Dipecat Putin

2. Upaya Memperburuk Politik Kubu

“Menyebut negara lain sebagai peserta dalam pertikaian militer bilateral murni juga merupakan upaya buruk untuk memainkan politik kubu dan berusaha mati-matian agar India tetap menjadi penerima manfaat dari kontestasi geopolitik yang lebih besar sebagai apa yang disebut penyedia keamanan bersih di kawasan yang semakin lelah dengan ideologi Hindutva yang hegemonik dan ekstremisnya.”

3. India Gagal Mencapai Tujuannya atau Kalah

Munir mengatakan kegagalan India untuk mencapai tujuan yang dinyatakannya selama konflik tersebut menyoroti kekurangan dalam perencanaan dan kemampuan.

“Ketidakmampuan India untuk mencapai tujuan militer yang dinyatakan selama Operasi Sindoor, dan upaya selanjutnya untuk merasionalisasi kekurangan ini melalui logika yang berbelit-belit, menunjukkan banyak hal tentang kurangnya kesiapan operasional dan pandangan ke depan yang strategis,” katanya.

Pemerintah dan militer India belum menanggapi pernyataan Munir.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah serangan mematikan pada April 2025 terhadap wisatawan di Kashmir yang dikelola India. New Delhi menyalahkan Pakistan atas serangan itu, yang dibantah Islamabad.

Pada awal Mei, kedua belah pihak terlibat dalam perang empat hari yang melibatkan pesawat tanpa awak, rudal, dan tembakan artileri — bentrokan terburuk mereka dalam beberapa dekade — sebelum gencatan senjata ditengahi oleh Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved