Rusia Pecah Kongsi dengan Azerbaijan, Berikut 4 Pemicunya

Senin, 07 Juli 2025 - 04:45 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Brigade Al Qassam Tembakkan Peledak ke Tank Israel

2. Kecelakaan Pesawat Azerbaijan yang Dihantam Rudal Rusia

Pada tanggal 25 Desember 2024, sebuah pesawat Azerbaijan yang membawa 62 penumpang dan lima awak dihantam oleh rudal permukaan-ke-udara Rusia.

Tragedi itu terjadi di atas kota Grozny, tempat pertahanan udara Rusia beraksi. Pesawat itu berusaha melakukan pendaratan darurat, tetapi jatuh di dekat kota Aktau di Kazakhstan. 38 orang tewas.

Kerumunan orang berdiri di sekitar tiga peti mati di tanah. Banyak orang di barisan depan mengenakan seragam biru. Di latar depan di sebelah kiri, seorang pendeta berjubah putih mengayunkan pedupaan. Kerumunan berdiri di sekitar tiga peti mati di tanah. Banyak orang di barisan depan mengenakan seragam biru. Di latar depan di sebelah kiri, seorang pendeta berjubah putih mengayunkan pedupaan.

3. Rusia Menarget Pesawat Presiden Azerbaijan

Ilmuwan politik dan peneliti konflik Azerbaijan Arif Yunusov percaya retorika keras di media kedua negara sejak saat itu bukanlah suatu kebetulan. Dalam pandangannya, kebijakan informasi di Rusia dan Azerbaijan dikoordinasikan oleh otoritas pemerintah, dan hubungan bilateral sebagian besar dipengaruhi oleh perasaan pribadi masing-masing kepala negara.

Aliyev mengisyaratkan kekesalan terhadap Putin Yunusov berkomentar bahwa, bagi presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, ada dimensi pribadi dalam kecelakaan pesawat itu. Sebuah pesawat kepresidenan juga terbang di atas Rusia pada saat kejadian: Secara teori, ini juga bisa menjadi target anti-rudak Rusia.

Lebih jauh, perwakilan resmi pertama yang meminta maaf kepada Azerbaijan bukanlah presiden Rusia, Vladimir Putin, tetapi pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. Yusunov mengatakan Presiden Ilham Aliyev kesal dengan ini. "Aliyev tidak menyebut nama Kadyrov, tetapi dia sangat kritis, mengatakan bahwa seharusnya bukan orang lain yang meneleponnya," jelas Yusunov. Dia percaya bahwa jika Putin menjadi orang pertama yang menelepon Aliyev, konfrontasi publik dapat dihindari.

Pakar independen Kaukasus Kirill Krivosheev setuju. "Putin hanya menyampaikan permintaan maaf resmi, dan jelas bahwa Aliyev jauh dari kata puas," katanya kepada DW. Akan tetapi, Krivosheev menekankan bahwa peristiwa terkini di Yekaterinburg mungkin tidak diprakarsai oleh Kremlin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved