Rusia Pecah Kongsi dengan Azerbaijan, Berikut 4 Pemicunya

Senin, 07 Juli 2025 - 04:45 WIB
loading...
Rusia Pecah Kongsi dengan...
Azerbaijan berkonflik dengan Rusia. Foto/X/@gazzati
A A A
MOSKOW - Minggu lalu, penggerebekan polisi memicu krisis diplomatik. Dalam beberapa hari, pertikaian antara Rusia dan Azerbaijan meningkat, yang memberikan tekanan besar pada hubungan yang sudah tegang antara keduanya.

Dimulai dengan penggerebekan polisi yang kontroversial di kota Yekaterinburg, Rusia, pada tanggal 27 Juni. Beberapa pria etnis Azeri ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan atas kejahatan yang telah terjadi bertahun-tahun lalu.

Para pria tersebut dituduh melakukan pembunuhan dan pembunuhan berencana. Pasukan khusus Rusia jelas-jelas bekerja keras saat melakukan penangkapan. Dua orang di antaranya tewas, mungkin akibat penggerebekan yang kontroversial tersebut.

Baku bereaksi dengan cepat dan tegas. Kementerian luar negeri Azerbaijan mengutuk "tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima" oleh pasukan keamanan Rusia. Semua acara budaya yang terkait dengan Rusia dibatalkan sebagai bentuk protes. Seorang presenter di televisi pemerintah pada jam tayang utama mengecam "perilaku kekaisaran" Moskow terhadap negara-negara bekas Soviet. Pada tanggal 30 Juni, otoritas Azerbaijan menangkap dua jurnalis Rusia dari kantor berita Sputnik Azerbaijan yang didanai negara Rusia di Baku. Menurut laporan media, keduanya bekerja untuk dinas keamanan dalam negeri Rusia, FSB.

Rusia Pecah Kongsi dengan Azerbaijan, Berikut 4 Pemicunya

1. Mafia Rusia Kacaukan Azerbaijan

Kremlin menahan diri dalam tanggapannya. Juru bicara Dmitry Peskov mengatakan ia menyesalkan keputusan Baku untuk membatalkan acara budaya, menekankan bahwa situasi di Yekaterinburg "tidak dapat dan tidak boleh menjadi alasan untuk reaksi seperti itu." Kementerian luar negeri Rusia menunjukkan bahwa orang-orang yang tewas dan ditahan, meskipun etnis Azeri, adalah pemegang paspor Rusia.

Keesokan harinya, otoritas kehakiman Azerbaijan menaikkan taruhan dengan menangkap lebih banyak warga negara Rusia di Baku. Mereka dituduh terlibat dalam penyelundupan narkoba dan kejahatan terorganisasi. Foto-foto dari ruang sidang menunjukkan bahwa beberapa tahanan tampaknya telah dipukuli. Orang-orang itu diidentifikasi di media sosial sebagai programmer dan turis dari Yekaterinburg.

Spiral tuduhan timbal balik terus meningkat. Lebih banyak orang Azerbaijan telah ditangkap di Rusia, di kota-kota Yekaterinburg dan Voronezh. Para pakar regional menggambarkan pertikaian itu kepada DW sebagai ketegangan lain dalam hubungan antara kedua negara, setelah kecelakaan pesawat Azerbaijan akhir tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved