4 Fakta Pemerkosaan Jadi Senjata pada Perang di Kongo

Selasa, 01 Juli 2025 - 17:47 WIB
loading...
A A A
"Saya mulai berdagang," kata Riziki. "Sayangnya, orang-orang bersenjata kembali ke lingkungan tempat saya melarikan diri bersama anak-anak saya. Mereka membunuh dua tetangga. Kami melarikan diri lagi, dan saya baru kembali baru-baru ini."

Baca Juga: Wagner Masih Eksis? Tentara Bayaran Itu Tinggalkan Mali karena Mengalami Kerugian Besar

2. Korban Pemerkosaan Selalu Dibungkam

Penjajah baru tidak banyak berubah: Saksi mata melaporkan kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual di kota Bukavu dan Goma yang diduduki M23 — terutama yang menargetkan perempuan dan gadis yang sudah menikah. Perempuan juga dipaksa melakukan tindakan seksual dengan imbalan berbagai layanan, dan dalam banyak kasus, korban tidak mengajukan tuntutan karena takut dan malu.

Seorang perempuan muda, yang ingin tetap anonim, dikurung secara tidak adil di penjara Dinas Rahasia. Ia menceritakan pengalamannya di sana kepada DW.

"Pada malam hari, seorang penjaga mengancam akan memperkosa saya. Ketika saya mendorongnya, ia memukul saya. Saya berteriak kesakitan. Beruntung, perwira atasan datang, dan penjaga itu dicambuk. Mereka yang menyaksikan kejadian itu mengatakan kepada saya bahwa penjaga biasanya memperkosa perempuan tanpa sepengetahuan atasan mereka," katanya.

3. Pemerkosaan Jadi Senjata Perang di di RD Kongo

Doctors Without Borders (MSF), sebuah organisasi medis darurat, melaporkan bahwa kasus kekerasan seksual telah meledak, terutama di Kivu Utara, sejak pertempuran antara tentara Kongo dan M23 dimulai.

MSF melaporkan telah merawat hampir 40.000 korban di sana pada tahun 2024; antara Januari dan April 2025, terdapat hampir 7.400 korban dan penyintas. Di Kivu Selatan, MSF telah membantu hampir 700 orang di wilayah Kalehe dan Uvira sejak awal tahun 2025. Menurut laporan MSF, sebagian besar serangan yang dilaporkan oleh para korban pada tahun 2025 dilakukan dengan todongan senjata, sementara para pelakunya masih belum dapat dimintai pertanggungjawaban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved