Pesawat Pengebom B-2 Bergerak ke Guam, Akankah Jadi Tanda AS Serang Iran?

Minggu, 22 Juni 2025 - 01:36 WIB
loading...
A A A
Selain itu, menurut militer AS, sejumlah kapal induk yang bergerak ke wilayah tersebut melakukannya secara bergiliran atau untuk membebaskan mereka yang sudah ada di sana.

Kemudian, Dan Perry, seorang analis urusan Israel dan mantan editor regional AP di Timur Tengah, tentang dampak deklarasi Trump bahwa ia akan membuat keputusan tentang tindakan AS dalam waktu dua minggu terhadap konflik

"Itu bisa jadi salah arah," kata Perry kepada Al Jazeera. "Jika saya Trump, saya mungkin mempertimbangkan untuk merencanakan serangan dan menggagalkannya agar musuh saya tidak seimbang dan mempertahankan unsur kejutan."

Perry mencatat, bagaimanapun, presiden AS tampak "benar-benar terpecah" karena sayap-sayap yang berbeda dari apa yang disebut gerakan MAGA dalam partai Republik - satu intervensionis, yang lain isolasionis - bersaing untuk memajukan agenda mereka.

"Trump jelas menikmati saat dunia menebak apa yang akan dia lakukan selanjutnya dan semua perhatian terpusat padanya," katanya.

"Di lapangan, saya pikir hasilnya sangat menghancurkan dan pada dasarnya itu adalah kesalahan yang sangat, sangat berbahaya karena Israel jelas tidak akan mengakhiri operasinya selama ini masih berlangsung," Perry menambahkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved