Pesawat Pengebom B-2 Bergerak ke Guam, Akankah Jadi Tanda AS Serang Iran?

Minggu, 22 Juni 2025 - 01:36 WIB
loading...
Pesawat Pengebom B-2...
AS memindahkan pesawat pengebom B-2 ke Guam. Foto/X/@CryptoDefiLord
A A A
WASHINGTON - Dua pesawat pengebom siluman B-2 telah pindah dari pangkalan mereka di Missouri, Amerika Serikat. Pesawat tersebut telah mengisi bahan bakar di Hawaii sebelum melanjutkan perjalanan.

Mereka dapat pergi ke Guam dan menempatkan diri di sana, dan itu akan tetap menempatkan mereka dalam jangkauan Iran dengan menggunakan pesawat pengisian bahan bakar yang mereka bawa.

Atau mereka dapat pergi ke pangkalan di Diego Garcia di Samudra Hindia, yang akan membawa mereka lebih dekat ke Iran dan akan masuk akal secara militer dan diplomatik.

Ini adalah pesawat pengebom yang memiliki kemampuan membawa bom seberat sekitar 13.607 kg, bom penghancur bunker yang berpotensi digunakan untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.

Jadi ada beberapa skenario yang dijelaskan oleh pakar militer mengenai bagaimana hal ini bisa terjadi.

Salah satunya adalah mereka menempatkan diri di Diego Garcia, yang tidak akan aneh, hanya untuk menambahkan sedikit ancaman. Alasan mereka memilih Diego Garcia adalah karena negara-negara Arab tidak ingin ada serangan yang dilancarkan dari negara mereka karena hal itu akan menyeret mereka ke dalam perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved