14.000 Bangunan di Israel Rusak Parah Akibat Serangan Rudal Iran

Selasa, 17 Juni 2025 - 15:33 WIB
loading...
14.000 Bangunan di Israel...
Sebanyak 14.000 bangunan di Israel rusak parah akibat serangan rudal Iran. Foto/X
A A A
TEL AVIV - Sekitar 20 rudal balistik diluncurkan ke Israel dalam serangan Iran. Namun, sirene di seluruh wilayah Israel meraung-raung yang memaksa warga Yahudi bersembunyi di bunker bawah tanah. Bahkan, 14.000 bangunan rusak akibat terkena rudal Iran.

Serangan Iran itu terjadi setiap malam. Alarm berbunyi berturut-turut sepanjang malam. Jadi, warga Israel keluar masuk tempat perlindungan hampir sepanjang malam.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan, dan kami tidak yakin di mana dampak rudal tersebut. Ada beberapa laporan rudal jatuh di area terbuka di Negev.

Al Jazeera melaporkan, dampak dari semua itu, terdapat 14.000 permohonan kompensasi telah diajukan ke Kementerian Keuangan Israel dari orang-orang yang rumahnya rusak.

Ini, tentu saja, terjadi karena kilang minyak dan kilang lainnya telah ditutup, terutama di Haifa, karena kerusakan yang diderita dari serangan rudal Iran sebelumnya. Pembangkit listrik di Haifa juga.

Baca Juga: 4 Alasan AS Akan Terlibat dalam Perang Melawan Iran

Komando Front Dalam Negeri memberikan peringatan dini yang jauh lebih singkat untuk serangan rudal balistik Iran pada malam hari daripada sebelumnya, mungkin karena jumlah rudal yang ditembakkan relatif sedikit.

Iran meluncurkan kurang dari 10 rudal secara total dalam tiga serangan terpisah — tepat setelah tengah malam, pukul 3:30 pagi, dan 4:30 pagi — tetapi dalam setiap kasus, Komando Front Dalam Negeri mengeluarkan peringatan kepada warga sipil hanya 2-3 menit sebelum sirene yang sebenarnya berbunyi.

Biasanya, IDF mengeluarkan peringatan dini sekitar 10 menit sebelum sirene berbunyi, karena rudal terdeteksi diluncurkan.

Selain itu, Komando Front Dalam Negeri tidak mengeluarkan peringatan pra-peluncuran yang menyerukan warga sipil di daerah yang berpotensi terancam untuk bersiap menuju tempat perlindungan bom dalam setiap serangan pada malam hari. Komando Front Dalam Negeri mengatakan pihaknya berupaya mengeluarkan peringatan ini 15-30 menit sebelum serangan diluncurkan.

Peringatan dini yang lebih pendek dan kurangnya kewaspadaan awal diduga terkait dengan fakta bahwa Iran meluncurkan rudal yang jauh lebih sedikit dalam semalam dibandingkan sebelumnya, yang kemungkinan membuatnya lebih sulit dideteksi peluncuran atau persiapan pra-peluncuran dibandingkan ketika rentetan tembakan terdiri dari puluhan rudal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Piala Dunia 2026 Bikin...
Piala Dunia 2026 Bikin FIFA Tajir, Lebih dari Rp136 Triliun Masuk Kantong
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved