Brigade al-Qassam Hamas Habisi 50 Anggota Geng Kriminal Abu Shabab Antek Israel di Gaza
Kamis, 12 Juni 2025 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Anggota terkenal lainnya, Issam al-Nabahin dari kamp pengungsi Nuseirat, dijatuhi hukuman mati setelah membunuh seorang polisi Palestina selama upaya penangkapan. Dia melarikan diri dari penjara saat perang pecah dan sejak itu bergabung dengan pasukan Abu Shabab. Catatan kriminalnya mencakup pelanggaran etika dan keuangan yang serius.
Bentrokan antara geng Abu Shabab dan pasukan keamanan Gaza kembali terjadi pada Selasa malam. Serangan pesawat nirawak Israel menargetkan para pejuang perlawanan Palestina selama konfrontasi, menewaskan empat orang.
Militer Israel telah berulang kali melakukan intervensi untuk melindungi geng tersebut selama bentrokan, sebuah pola yang menggarisbawahi peran mereka dalam strategi Israel yang lebih luas untuk mendorong ketidakstabilan di Jalur Gaza.
Meskipun geng tersebut mengeklaim berafiliasi dengan apa yang disebutnya "legitimasi Palestina", Mayor Jenderal Anwar Rajab, juru bicara pasukan keamanan Otoritas Palestina, membantah adanya hubungan apa pun.
"Badan keamanan kami tidak bekerja sama dengan kelompok yang beroperasi dengan nama perorangan," katanya.
Seorang sumber senior dalam aparat keamanan perlawanan Gaza mengonfirmasi bahwa Abu Shabab dan rekan-rekannya sedang dilacak. Intelijen dan operasi lapangan telah ditingkatkan untuk menangkap atau melenyapkan geng tersebut.
Strategi ini diperjelas dalam sebuah video yang dirilis oleh Brigade al-Qassam pada akhir Mei, yang menunjukkan penyergapan yang menargetkan anggota geng tersebut di Rafah timur.
Bentrokan antara geng Abu Shabab dan pasukan keamanan Gaza kembali terjadi pada Selasa malam. Serangan pesawat nirawak Israel menargetkan para pejuang perlawanan Palestina selama konfrontasi, menewaskan empat orang.
Militer Israel telah berulang kali melakukan intervensi untuk melindungi geng tersebut selama bentrokan, sebuah pola yang menggarisbawahi peran mereka dalam strategi Israel yang lebih luas untuk mendorong ketidakstabilan di Jalur Gaza.
Meskipun geng tersebut mengeklaim berafiliasi dengan apa yang disebutnya "legitimasi Palestina", Mayor Jenderal Anwar Rajab, juru bicara pasukan keamanan Otoritas Palestina, membantah adanya hubungan apa pun.
"Badan keamanan kami tidak bekerja sama dengan kelompok yang beroperasi dengan nama perorangan," katanya.
Seorang sumber senior dalam aparat keamanan perlawanan Gaza mengonfirmasi bahwa Abu Shabab dan rekan-rekannya sedang dilacak. Intelijen dan operasi lapangan telah ditingkatkan untuk menangkap atau melenyapkan geng tersebut.
Strategi ini diperjelas dalam sebuah video yang dirilis oleh Brigade al-Qassam pada akhir Mei, yang menunjukkan penyergapan yang menargetkan anggota geng tersebut di Rafah timur.
(mas)
Lihat Juga :