2 Negara Tetangga Indonesia Ini Berani Menggertak China

Senin, 02 Juni 2025 - 03:30 WIB
loading...
2 Negara Tetangga Indonesia...
Australia berani menggertak China. Foto/X/@Hon_PeterDutton
A A A
SINGAPURA - Menteri Pertahanan Australia Richard Marles telah meminta China untuk menjelaskan mengapa mereka perlu melakukan "peningkatan kekuatan militer yang luar biasa".

Ia mengatakan Beijing perlu memberikan transparansi dan kepastian yang lebih besar karena hal itu merupakan "masalah mendasar" bagi kawasan tersebut.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro Jr telah menyebut China "benar-benar tidak bertanggung jawab dan gegabah" dalam tindakannya di Laut China Selatan.

Para menteri secara terpisah telah berbicara kepada wartawan di sela-sela pertemuan puncak pertahanan Asia yang diadakan di Singapura.

China belum menanggapi Marles atau Teodoro.

Dialog Shangri-la yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir International Institute for Strategic Studies, secara tradisional dipelopori oleh AS dan Tiongkok, yang telah berebut kekuasaan di kawasan tersebut.

Tahun ini China telah mengirimkan delegasi tingkat rendah dan membatalkan pidatonya. Karena tidak adanya kehadiran Tiongkok yang kuat, dialog tersebut didominasi oleh kritik dan pertanyaan terhadap Beijing yang diajukan oleh AS dan sekutunya.

Pada Minggu pagi, Marles menegaskan bahwa "apa yang telah kita lihat dari Tiongkok adalah peningkatan terbesar dalam kemampuan dan pembangunan militer dalam pengertian konvensional, oleh negara mana pun sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua".

Bukan hanya ukuran pembangunan militer yang menjadi perhatian negara lain, katanya kepada wartawan.

"Faktanya, hal itu terjadi tanpa jaminan strategis. Hal itu terjadi tanpa maksud strategis yang jelas dari pihak Tiongkok... yang ingin kami lihat adalah transparansi strategis dan jaminan strategis yang diberikan oleh Tiongkok, dan pemahaman tentang mengapa perlu melakukan pembangunan militer yang luar biasa seperti itu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved