2 Negara Tetangga Indonesia Ini Berani Menggertak China

Senin, 02 Juni 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Dalam wawancara terpisah dengan wartawan keamanan BBC Frank Gardner, Menteri Pertahanan Filipina Teodoro mengatakan China telah "benar-benar tidak bertanggung jawab dan gegabah dalam menguasai sebagian besar, jika tidak semua, Laut Cina Selatan dan dunia tidak dapat menoleransi ini."

Kedua negara telah berulang kali berselisih mengenai klaim yang bersaing di Laut Cina Selatan, dan Filipina telah mengeluhkan taktik agresif dan kekerasan oleh penjaga pantai China. Ia menggemakan seruan untuk menjaga tatanan internasional, dengan mengatakan bahwa "banyak menteri pertahanan berpendapat bahwa Eropa dan AS harus terus memimpin" dalam hal ini.

"Itulah seruan Filipina. Itu adalah seruan Lithuania, Latvia, negara-negara kecil yang memiliki cara hidup yang menghargai kebebasan dan martabat manusia." "Dan dengan cara hidup yang tidak ingin negara dalam mengawasi kita atau takut dengan apa yang kita katakan," katanya, mengacu pada China.

Pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth telah memperingatkan tentang ancaman "yang akan segera terjadi" dari China terhadap Taiwan dan menuduh Beijing menjadi "kekuatan hegemonik" di kawasan tersebut.

China telah menyerang Hegseth dengan keras dalam dua pernyataan terpisah, dengan pernyataan terbaru diunggah di situs web Kementerian Luar Negeri pada Minggu pagi.

Dikatakan bahwa Hegseth telah "memfitnah China dengan tuduhan pencemaran nama baik, dan secara keliru menyebut Tiongkok sebagai 'ancaman'.

"Tidak ada negara di dunia yang layak disebut kekuatan hegemonik selain AS sendiri, yang juga merupakan faktor utama yang merusak perdamaian dan stabilitas di Asia-Pasifik."

Sebelumnya dalam pertemuan puncak pertahanan, Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengajukan tawaran agar Eropa menjadi sekutu baru bagi Asia.

China juga menanggapi Macron, yang telah membandingkan pertahanan Taiwan dengan pertahanan Ukraina, dan mengatakan perbandingan itu "tidak dapat diterima" karena "masalah Taiwan sepenuhnya merupakan urusan Tiongkok".

China mengklaim Taiwan, sebuah pulau yang memiliki pemerintahan sendiri, sebagai wilayahnya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk akhirnya "menyatu kembali" dengannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved