Hamas Siap Bebaskan 10 Sandera tapi Tuntut Gencatan Senjata Permanen, AS dan Israel Menolak

Minggu, 01 Juni 2025 - 11:07 WIB
loading...
A A A
“Setelah 603 hari perang, kami ingin mengingatkan semua orang bahwa perang adalah sarana, bukan tujuan itu sendiri,” kata kelompok utama yang mewakili keluarga para sandera Israel dalam sebuah pernyataan.

"Masyarakat Israel bersatu dalam satu konsensus, membawa pulang semua sandera yang tersisa bahkan dengan mengorbankan perang," imbuh Forum Sandera dan Keluarga Hilang.

Israel telah mendapat kritik internasional yang meningkat atas situasi kemanusiaan yang mengerikan di wilayah Palestina tersebut, di mana Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan pada bulan Mei bahwa seluruh penduduk berisiko kelaparan.

Seorang juru bicara badan kemanusiaan PBB menyebut wilayah itu sebagai “tempat paling kelaparan di Bumi".

Bantuan hanya mengalir ke Gaza setelah Israel mencabut blokade total selama lebih dari dua bulan, dan PBB baru-baru ini melaporkan penjarahan terhadap truk dan gudangnya.

Program Pangan Dunia telah menuntut Israel untuk mengirimkan bantuan pangan dalam jumlah yang jauh lebih besar ke Gaza dengan lebih cepat, dengan mengatakan bahwa keputusasaan “berkontribusi pada meningkatnya ketidakamanan”.

Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas mengatakan kemarin bahwa sedikitnya 4.117 orang telah tewas di wilayah tersebut sejak Israel melanjutkan serangannya pada 18 Maret, sehingga jumlah korban perang secara keseluruhan menjadi 54.381, sebagian besar warga sipil.

Serangan Hamas terhadap Israel mengakibatkan kematian 1.218 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved