Hamas Siap Bebaskan 10 Sandera tapi Tuntut Gencatan Senjata Permanen, AS dan Israel Menolak

Minggu, 01 Juni 2025 - 11:07 WIB
loading...
Hamas Siap Bebaskan...
Hamas siap bebaskan 10 sandera tapi tuntut gencatan senjata permanen di Gaza. AS dan Israel menolak. Foto/UNRWA
A A A
GAZA - Hamas telah merespons positif usulan gencatan senjata Gaza yang diajukan Amerika Serikat (AS), tapi menuntut gencatan senjata permanen, bukan 60 hari. Amerika dan Israel menolak tuntutan tersebut sebagai "sama sekali tidak dapat diterima".

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyuarakan penilaian utusan AS Steve Witkoff bahwa tuntutan Hamas tersebut tidak dapat diterima, menuduh kelompok perlawanan Palestina itu berpegang teguh pada penolakan usulan Washington.

Israel sebelumnya memperingatkan Hamas untuk menerima kesepakatan yang diusulkan AS dan membebaskan para sandera yang ditahan di Gaza atau dilenyapkan.

Baca Juga: Menhan Zionis: Kami Akan Membangun Negara Yahudi Israel di Tepi Barat

Dalam sebuah pernyataan kemarin, Hamas mengatakan telah menyerahkan tanggapannya kepada pihak-pihak yang menengahi.

“Sebagai bagian dari perjanjian ini, 10 tahanan hidup dari pendudukan yang ditahan oleh kelompok perlawanan akan dibebaskan, selain pemulangan 18 jenazah [sandera], sebagai ganti [pembebasan] sejumlah tahanan Palestina yang disepakati,” imbuh pernyataan Hamas.

Seorang sumber di biro politik Hamas mengatakan bahwa kelompok tersebut telah menawarkan tanggapan positif kepada Witkoff, tetapi dengan penekanan pada jaminan gencatan senjata permanen dan penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza.

"Tanggapan Hamas sama sekali tidak dapat diterima dan hanya membawa kita mundur," kata Witkoff, mendesak kelompok tersebut untuk menerima usulan kerangka kerja yang diajukan Washington.

“Itulah satu-satunya cara kita dapat menutup kesepakatan gencatan senjata 60 hari dalam beberapa hari mendatang, di mana setengah dari sandera yang masih hidup dan setengah dari mereka yang meninggal akan pulang ke keluarga mereka dan di mana kita dapat melakukan negosiasi substantif dengan itikad baik untuk mencoba mencapai gencatan senjata permanen,” imbuh dia dalam sebuah posting di X, yang dikutip AFP (1/6/2025).

Hamas Nilai Adanya Bias Negosiasi


Seorang anggota biro politik Hamas, Bassem Naim, kemudian mengatakan kepada AFP bahwa kelompok itu menanggapi secara positif dan bertanggung jawab terhadap usulan Witkoff.

Dia menuduh ada "bias total" dalam proses negosiasi yang menguntungkan Israel, menuduhnya tidak setuju dengan ketentuan yang telah disepakati sebelumnya dengan utusan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved