Dunia Kecam Inisiatif Bantuan AS-Israel setelah Serbuan Mematikan di Gaza

Rabu, 28 Mei 2025 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Kelompok itu mengklaim operasi kini telah kembali normal, seraya menambahkan mereka telah mendistribusikan sekitar 8.000 kotak makanan, yang menurut mereka akan memberi makan 5,5 orang selama 3,5 hari, dan jumlahnya mencapai sekitar 462.000 makanan.

Refugees International


Hardin Lang, wakil presiden kelompok itu untuk kebijakan dan program, mengatakan inisiatif bantuan yang didukung AS-Israel dijalankan logika militer, bukan kemanusiaan.

"Ini bukan cara yang Anda gunakan untuk memberi makan populasi, apalagi populasi yang berada di ambang kelaparan," ungkap dia kepada Al Jazeera, berbicara dari Washington, DC.

"Jenis operasi yang diperlukan untuk mencegah kelaparan, atau menghentikannya jika sudah berlangsung, adalah operasi logistik yang sangat besar dan rumit. Dan itu bukan hanya makanan. Anda harus memiliki akses ke fasilitas medis, akses ke pusat-pusat malnutrisi akut ... yang belum diperhitungkan dalam rencana ini," papar dia.

Ia menambahkan, “Ini tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Rasanya seperti dirancang untuk menempatkan orang-orang di selatan Gaza, ke wilayah yang telah ditetapkan oleh Israel sebagai ‘wilayah yang aman’, ‘zona kemanusiaan’, bukannya mencoba memenuhi kebutuhan penduduk yang sangat putus asa.”

Dewan Pengungsi Norwegia


Ahmed Bayram, juru bicara NRC, meminta Israel dan AS membatalkan inisiatif mereka dan membiarkan organisasi kemanusiaan melakukan pekerjaan mereka.

“Apa yang kita lihat memang merupakan ringkasan dari tragedi yang dialami warga Gaza,” ujar dia.

“Ini bukan cara pemberian bantuan; ini bukan cara penyaluran bantuan, apalagi yang dilakukan penjajah, negara yang telah menghancurkan dan meratakan Rafah, meminta orang-orang kembali ke Rafah, yang telah mengusir orang-orang keluar dari Rafah, dan sekarang menyuruh mereka untuk kembali dan menerima apa pun yang bisa mereka dapatkan,” pungkas dia.

Baca juga: Bak Film Zombie, Massa Kelaparan Serbu Pusat Bantuan Gaza, Personel AS dan Israel Kabur
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved