Bak Film Zombie, Massa Kelaparan Serbu Pusat Bantuan Gaza, Personel AS dan Israel Kabur

Rabu, 28 Mei 2025 - 07:34 WIB
loading...
Bak Film Zombie, Massa...
Ribuan warga Palestina yang kelaparan menyerbu lokasi bantuan di Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Satu perusahaan Amerika Serikat (AS) yang beroperasi dalam koordinasi dengan tentara Israel kehilangan kendali atas pusat distribusi bantuan di Rafah, Gaza selatan, pada hari Selasa (27/5/2025), setelah kerumunan besar warga Palestina menyerbu lokasi tersebut.Pasukan Israel melepaskan tembakan ketika situasi meningkat, melukai beberapa orang yang kelaparan dan menyerbu lokasi bantuan.



Menurut Israel Hayom, tentara Israel melepaskan tembakan ke udara dan memanggil helikopter untuk mengevakuasi personel perusahaan Amerika tersebut.

Pagar roboh di pusat bantuan tersebut, memungkinkan warga Palestina masuk, dan beberapa peralatan diambil, lapor Israeli Broadcasting Corporation.

Yedioth Ahronoth juga mencatat para penjaga bersenjata perusahaan tersebut melarikan diri dari tempat kejadian karena kerumunan yang luar biasa.

Saluran 13 Israel mengonfirmasi tentara Israel mengeluarkan staf perusahaan dari lokasi tersebut, sementara Saluran 12 menggambarkan pemandangan "kepadatan yang parah," di mana orang-orang mengambil persediaan bantuan, perabotan, dan barang-barang apa pun yang tersedia.

Rekaman kejadian itu mengingatkan pada film zombie, namun ini terjadi di dunia nyata.

Rezim penjajah Israel yang dibantu AS, menjadikan kelaparan sebagai senjata untuk mengusir warga Palestina dari Gaza.

Kegagalan Kemanusiaan


Ismail Thawabta, Direktur Jenderal Kantor Media Pemerintah di Gaza, mengutuk respons Israel dan menganggap pendudukan sepenuhnya bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved