5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Selasa, 20 Mei 2025 - 16:10 WIB
loading...
Banyak negara yang membeli jet tempur China. Foto/X/@OSPSF
A
A
A
BEIJING - China mungkin menggantikan Rusia sebagai eksportir jet tempur, tetapi ekspornya tidak meningkat secara signifikan.
Pakistan memiliki jet tempur China karena hubungan dekatnya dengan AS, sementara Bangladesh, Zambia, Sudan, dan Korea Utara juga memiliki pesawat buatan China.
Korea Utara mengoperasikan koleksi pesawat antik China dan Soviet yang mengesankan di angkatan udaranya.
Karena posisi Rusia sebagai eksportir jet tempur utama terus runtuh, beberapa orang mempertanyakan siapa yang akan menggantikannya. Meskipun jawaban atas pertanyaan itu beragam, satu negara yang dapat pindah ke bekas pasar Rusia adalah China. Namun, ekspor jet tempur China tidak banyak meningkat (sementara Dassault Prancis meningkatkan produksi jet Rafale-nya).
Sampai baru-baru ini, sebagian besar jet yang diproduksi China adalah salinan berlisensi atau turunan dari pesawat Rusia/Soviet (dan mereka menggunakan mesin Rusia). Ke depannya, China mungkin mulai mengekspor lebih banyak jet tempur modern ke negara-negara seperti UEA.
Mungkin jet tempur yang paling terkenal adalah JF-17 Thunder, pesawat tempur multiperan gabungan China-Pakistan. Beberapa orang menyebut Thunder sebagai kesalahan besar, karena catatannya yang dipertanyakan dan tingkat kecelakaan yang tinggi mempertanyakan kemampuannya untuk bersaing dengan musuh yang setara. Ditambah lagi, sebagian besar produksi JF-17 dilakukan di China.
Baca Juga: Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Pakistan memiliki jet tempur China karena hubungan dekatnya dengan AS, sementara Bangladesh, Zambia, Sudan, dan Korea Utara juga memiliki pesawat buatan China.
Korea Utara mengoperasikan koleksi pesawat antik China dan Soviet yang mengesankan di angkatan udaranya.
Karena posisi Rusia sebagai eksportir jet tempur utama terus runtuh, beberapa orang mempertanyakan siapa yang akan menggantikannya. Meskipun jawaban atas pertanyaan itu beragam, satu negara yang dapat pindah ke bekas pasar Rusia adalah China. Namun, ekspor jet tempur China tidak banyak meningkat (sementara Dassault Prancis meningkatkan produksi jet Rafale-nya).
Sampai baru-baru ini, sebagian besar jet yang diproduksi China adalah salinan berlisensi atau turunan dari pesawat Rusia/Soviet (dan mereka menggunakan mesin Rusia). Ke depannya, China mungkin mulai mengekspor lebih banyak jet tempur modern ke negara-negara seperti UEA.
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
1. Pakistan
Melansir Simple Flying, Pakistan telah lama menjadi salah satu mitra ekspor utama China. Pakistan menempati posisi yang agak aneh sebagai sekutu dekat China, sementara juga menikmati hubungan dekat dengan Amerika Serikat. Angkatan udara Pakistan mencerminkan posisi geostrategisnya karena terdiri dari pesawat Barat seperti F-16, C-130 Hercules, Mirage, Saab AWACS, dan pesawat China seperti J-10C Vigorous Dragon dan Ilyushin Il-78 Rusia.Mungkin jet tempur yang paling terkenal adalah JF-17 Thunder, pesawat tempur multiperan gabungan China-Pakistan. Beberapa orang menyebut Thunder sebagai kesalahan besar, karena catatannya yang dipertanyakan dan tingkat kecelakaan yang tinggi mempertanyakan kemampuannya untuk bersaing dengan musuh yang setara. Ditambah lagi, sebagian besar produksi JF-17 dilakukan di China.
Baca Juga: Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
2. Bangladesh
Melansir Simple Flying, Bangladesh adalah negara yang kekurangan uang yang juga telah membeli jet tempur China. Khususnya, Bangladesh adalah negara terakhir yang membuat MiG-21. Pesawat ini dibuat dengan lisensi oleh China sebagai Chengdu J-7 dan terus diproduksi lama setelah Uni Soviet runtuh (yang terakhir diproduksi untuk Angkatan Udara Bangladesh pada tahun 2013).Lihat Juga :