Jenderal Pakistan: Respons Kami Cepat dan Brutal Jika India Langgar Gencatan Senjata!

Jum'at, 16 Mei 2025 - 09:55 WIB
loading...
Jenderal Pakistan: Respons...
Seorang jenderal Pakistan memperingatkan India akan mendapat respons cepat dan brutal jika melanggar gencatan senjata. Foto/IISS
A A A
ISLAMABAD - Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR) Militer Pakistan Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry memperingatkan bahwa setiap pelanggaran gencatan senjata oleh India akan ditanggapi dengan "respons cepat, pasti, dan brutal".

Dia juga memperingatkan bahwa eskalasi serius dapat mengakibatkan kehancuran bersama.

Konfrontasi militer antara India dan Pakistan pecah ketika New Delhi menyalahkan Islamabad atas serangan teror di Pahalgam yang menewaskan 26 turis Hindu pada 22 April lalu.

Pada malam 6-7 Mei, New Delhi melancarkan serangkaian serangan udara terhadap Pakistan, yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil. Kedua belah pihak kemudian saling tembak rudal, yang berlangsung selama kurang dari seminggu. Butuh intervensi Amerika Serikat (AS) agar kedua belah pihak akhirnya meletakkan senjata mereka.

Baca Juga: Pakistan Hancurkan Arogansi India, Tembak Jatuh Jet Tempur Ke-6 New Delhi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved