Pakistan Hancurkan Arogansi India, Tembak Jatuh Jet Tempur Ke-6 New Delhi

Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:17 WIB
loading...
Pakistan Hancurkan Arogansi...
PM Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan militernya telah menghancurkan arogansi India. Menurutnya, total jet tempur India yang ditembak jatuh menjadi 6. Foto/ISPR
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan militer Islamabad telah menghancurkan arogansi India dan menggeser keseimbangan kekuatan di kawasan Asia Selatan. Dia mengumumkan militernya telah menembak jatuh jet tempur keenam New Delhi selama pertempuran udara pekan lalu.

PM Sharif berjanji bahwa setiap agresi musuh akan dilawan dengan respons yang tepat waktu, proporsional, dan tegas.

Menurutnya, Pakistan telah menghancurkan mitos India sebagai negara adikuasa regional—sebuah persepsi yang tercipta setelah New Delhi menghabiskan miliaran dolar untuk peralatan militer.

Itu disampaikan Sharif saat mengunjungi pangkalan operasional Angkatan Udara Pakistan (PAF) di Kamra pada Kamis.

Baca Juga: Ketika Pilot Pakistan Tembak Jatuh Jet Rafale India: Perintah Bunuh dan Teriakan Allahu Akbar

Dia didampingi oleh Wakil Perdana Menteri yang juga Menteri Luar Negeri Ishaq Dar, Menteri Pertahanan Khawaja Asif, Menteri Perencanaan Ahsan Iqbal, Menteri Informasi Attaullah Tarar, Kepala Staf Angkatan Darat (COAS) Jenderal Syed Asim Munir dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Naveed Ashraf.

Saat tiba, Sharif disambut oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Zaheer Ahmed Baber Sidhu.

Selama kunjungan tersebut, dia menerima pengarahan menyeluruh tentang kesiapan operasional dan kemampuan tempur Angkatan Udara, kata Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR) Pakistan dalam sebuah pernyataan.

Sharif berinteraksi dengan personel garis depan—termasuk pilot, teknisi, dan staf teknis, serta menyampaikan penghargaan yang mendalam atas profesionalisme, ketepatan, dan dedikasi teguh mereka terhadap pertahanan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved