Israel Peringatkan Warga Yaman Tinggalkan 3 Pelabuhan yang Dikuasai Houthi, Bakal Diserang Besar-besaran

Senin, 12 Mei 2025 - 12:51 WIB
loading...
Israel Peringatkan Warga...
Israel peringatkan warga Yaman untuk tinggalkan 3 pelabuhan yang dikuasai Houthi karena akan diserang besar-besaran. Foto/US Air Force
A A A
TEL AVIV - Militer Israel mengeluarkan peringatan pada hari Minggu bagi warga Yaman untuk meninggalkan tiga pelabuhan di wilayah yang dikuasai kelompok Houthi karena akan diserang besar-besaran.

Peringatan dan ancaman serangan ini menyusul serangan Israel dalam beberapa hari terakhir sebagai balasan atas serangan rudal Houthi yang menghantam area Bandara Internasional Ben Gurion.

“Karena penggunaan pelabuhan laut oleh rezim teroris Houthi...kami mendesak semua orang yang berada di pelabuhan ini untuk mengungsi dan menjauh dari pelabuhan demi keselamatan Anda hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata juru bicara militer Avichay Adraee dalam sebuah posting berbahasa Arab di X, yang menyebutkan tiga pelabuhan Yaman; Ras Issa, Hodeida, dan Salif, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (12/5/2025).

Baca Juga: 20 Jet Tempur Israel Bombardir Yaman, Balas Dendam karena Houthi Merudal Bandara Ben Gurion

Pelabuhan penting Hodeida terkena serangan Israel awal pekan lalu sebagai bagian dari respons militer Israel terhadap serangan Houthi baru-baru ini termasuk peluncuran rudal langka yang menghantam bagian dalam perimeter bandara Ben Gurion pada 4 Mei.

Peringatan yang mirip dengan pesan Adaree pada hari Minggu dikeluarkan sebelum serangan Israel pekan lalu di Ibu Kota Yaman; Sanaa.

Pada hari Jumat, setelah militer Israel mengatakan telah mencegat rudal yang ditembakkan dari Yaman, Menteri Pertahanan Israel Katz berjanji untuk membalas terhadap kelompok milisi yang didukung Iran tersebut.

"Houthi terus meluncurkan rudal Iran ke Israel. Seperti yang kami janjikan, kami akan menanggapi dengan tegas di Yaman dan di mana pun diperlukan," kata Katz dalam sebuah posting di X.

Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman dan mengatakan bahwa mereka bertindak sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina, telah melancarkan serangan berulang kali terhadap Israel dan kapal-kapal kargo di Laut Merah sejak perang Oktober 2023 dimulai antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Amerika Serikat, yang meluncurkan kampanye pengeboman sebagai tanggapan terhadap ancaman Houthi untuk memperbarui serangan mereka terhadap kapal-kapal kargo, mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok tersebut pada hari Selasa lalu.

Namun, Houthi berjanji untuk terus menargetkan Israel dan kapal-kapal Israel, dengan mengatakan bahwa kesepakatan mereka dengan Washington tidak mencakup Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved