Taliban Melarang Catur, Dianggap sebagai Sarana Judi yang Dilarang Islam

Senin, 12 Mei 2025 - 11:05 WIB
loading...
Taliban Melarang Catur,...
Pemerintah Taliban yang berkuasa di Afghanistan melarang permainan catur di seluruh negeri. Foto/SINDO News
A A A
KABUL - Pemerintah Taliban yang berkuasa di Afghanistan telah melarang permainan catur di seluruh negeri. Alasannya, permainan tersebut menjadi saran perjudian yang dilarang oleh syariah Islam.

Keputusan Taliban itu diumumkan pada hari Minggu. "Ada pertimbangan agama mengenai olahraga catur," kata juru bicara direktorat olahraga pemerintah Taliban, Atal Mashwani, kepada AFP, yang dilansir Senin (12/5/2025).

Menurutnya, permainan itu dianggap sebagai sarana perjudian—praktik terlarang berdasarkan hukum moral yang diberlakukan oleh kelompok berkuasa tersebut.

Baca Juga: Taliban Eksekusi 4 Pria di Stadion Afghanistan yang Penuh Sesak

"Permainan itu akan tetap dilarang sampai pertimbangan ini ditangani," imbuh Mashwani. Menurutnya, federasi catur nasional tidak mengadakan acara apa pun selama sekitar dua tahun.

Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada tahun 2021, memanfaatkan penarikan pasukan AS setelah dua dekade kehadiran mereka di negara Asia Tengah tersebut.

Setelah mengambil alih kekuasaan, Taliban membatasi sejumlah disiplin olahraga. Tahun lalu, Taliban melarang seni bela diri campuran (MMA) dan kejuaraan pertarungan bebas lainnya, menyatakannya terlalu "keras" dan "bermasalah sehubungan dengan Syariah Islam."

Namun, Taliban tidak memandang semua olahraga secara negatif. Pada bulan Januari, delegasi Taliban yang dipimpin oleh penjabat Menteri Luar Negeri Mawlawi Amir Khan Muttaqi membahas kerja sama olahraga dengan India selama pembicaraan di Dubai.

Kriket, yang sangat populer di kedua negara, menjadi bagian dari negosiasi tersebut, menurut pernyataan New Delhi.

Pada bulan Februari, Washington Post melaporkan bahwa olahraga lokal Afghanistan yang populer, buzkashi, "berkembang pesat" di bawah kekuasaan Taliban meskipun awalnya ada kekhawatiran akan pelarangan. Olahraga berkuda dengan melibatkan pemain berkuda yang mencoba mengarahkan bangkai kambing atau sapi ke gawang tersebut telah dilarang selama masa kekuasaan pertama Taliban pada tahun 1990-an.

Namun, sekarang, permainan tersebut dilaporkan secara rutin menarik ribuan penonton, termasuk anggota Taliban.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Munas Percasi 2026 Digelar...
Munas Percasi 2026 Digelar di Jakarta, Agustiar Sabran Diunggulkan Jadi Ketua Umum
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved