Siapa Maryam Nawaz? Menteri Besar Punjab yang Menyebut Tidak Ada Musuh yang Berani Menatap Pakistan
Senin, 12 Mei 2025 - 04:45 WIB
loading...
Maryam Nawaz menjadi menteri besar Punjab yang berani terhadap Pakistan. Foto/X/@Indrauta_
A
A
A
ISLAMABAD - Menteri Besar Punjab di Pakistan , Maryam Nawaz, menyambut baik keputusan Perdana Menteri Shehbaz Sharif untuk memperingati Hari Syukur, dengan menyatakan bahwa mereka akan membangun Pakistan yang tidak akan berani dipandang oleh musuh dengan niat jahat.
Melansir MM News, dalam pesannya pada kesempatan Hari Syukur, setelah memberikan tanggapan yang pantas terhadap agresi India, Maryam Nawaz mengatakan mereka bersyukur kepada Allah SWT karena telah menggagalkan niat jahat musuh. Dia mengatakan hari ini bukan hanya hari syukur tetapi juga hari kemenangan untuk martabat, keberanian, dan persatuan nasional.
Burung elang tersebut menjatuhkan pesawat musuh, mengirimkan pesan kepada dunia bahwa pertahanan Pakistan tidak dapat ditembus dan bahwa dunia telah menyadari bahwa Pakistan tidak akan mundur selangkah pun dalam mempertahankan dirinya.
Baca Juga: Gencatan Senjata India dan Pakistan Sangat Rapuh, Trump Tawarkan Bantuan
Maryam Nawaz lebih lanjut mengatakan pengorbanan para martir tidak akan sia-sia; kaum muda akan diberdayakan melalui pendidikan, keterampilan, dan teknologi. Mereka akan membangun Pakistan yang tidak akan berani dipandang oleh musuh dengan niat jahat.
Pemilihannya ke jabatan politik tertinggi di Punjab dipuji oleh aktivis hak-hak perempuan dan politisi perempuan sebagai langkah besar bagi pemberdayaan perempuan di Pakistan yang patriarki.
Nawaz terpilih pada hari Senin selama sesi majelis Punjab, mengalahkan Rana Aftab, seorang kandidat yang didukung oleh partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) milik mantan Perdana Menteri Imran Khan. Pengangkatannya sudah diharapkan secara luas, karena partainya, Partai Liga Muslim Pakistan (PML-N), muncul sebagai partai terbesar di majelis Punjab setelah pemilihan nasional pada 8 Februari.
Melansir MM News, dalam pesannya pada kesempatan Hari Syukur, setelah memberikan tanggapan yang pantas terhadap agresi India, Maryam Nawaz mengatakan mereka bersyukur kepada Allah SWT karena telah menggagalkan niat jahat musuh. Dia mengatakan hari ini bukan hanya hari syukur tetapi juga hari kemenangan untuk martabat, keberanian, dan persatuan nasional.
Siapa Maryam Nawaz? Menteri Besar Punjab yang Menyebut Tidak Ada Musuh yang Berani Menatap Pakistan
1. Menyebut Militer Pakistan sebagai Pemberani
Dia mengatakan Militer Pakistan adalah lembaga yang berani, profesional, dan cakap. Angkatan bersenjata Pakistan menanggapi agresi India tidak hanya dengan peluru tetapi juga dengan strategi.Burung elang tersebut menjatuhkan pesawat musuh, mengirimkan pesan kepada dunia bahwa pertahanan Pakistan tidak dapat ditembus dan bahwa dunia telah menyadari bahwa Pakistan tidak akan mundur selangkah pun dalam mempertahankan dirinya.
Baca Juga: Gencatan Senjata India dan Pakistan Sangat Rapuh, Trump Tawarkan Bantuan
2. Pengorban Tentara Pakistan Tidak Akan Sia-sia
Menteri Besar Punjab juga mengatakan bahwa mereka memberi hormat kepada para prajurit yang menatap mata musuh; para prajurit menunjukkan kepada musuh bahwa Pakistan adalah negara yang damai tetapi tidak lemah atau pengecut. Kepemimpinan Pakistan tulus, negaranya bersatu, dan angkatan bersenjatanya tidak terkalahkan.Maryam Nawaz lebih lanjut mengatakan pengorbanan para martir tidak akan sia-sia; kaum muda akan diberdayakan melalui pendidikan, keterampilan, dan teknologi. Mereka akan membangun Pakistan yang tidak akan berani dipandang oleh musuh dengan niat jahat.
3. Menteri Besar Perempuan Pertama di Pakistan
Maryam Nawaz, putri mantan perdana menteri Pakistan Nawaz Sharif, telah menjadi kepala menteri perempuan pertama di Punjab, provinsi terpadat di negara itu.Pemilihannya ke jabatan politik tertinggi di Punjab dipuji oleh aktivis hak-hak perempuan dan politisi perempuan sebagai langkah besar bagi pemberdayaan perempuan di Pakistan yang patriarki.
Nawaz terpilih pada hari Senin selama sesi majelis Punjab, mengalahkan Rana Aftab, seorang kandidat yang didukung oleh partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) milik mantan Perdana Menteri Imran Khan. Pengangkatannya sudah diharapkan secara luas, karena partainya, Partai Liga Muslim Pakistan (PML-N), muncul sebagai partai terbesar di majelis Punjab setelah pemilihan nasional pada 8 Februari.
Lihat Juga :