Gencatan Senjata India dan Pakistan Sangat Rapuh, Trump Tawarkan Bantuan

Minggu, 11 Mei 2025 - 18:35 WIB
loading...
Gencatan Senjata India...
Gencatan senjata India dan Pakistan sangat rapuh, Trump tawarkan bantuan. Foto/X/@username_haseeb
A A A
ISLAMABAD - Gencatan senjata yang rapuh terjadi antara India dan Pakistan pada hari Minggu, setelah pertempuran semalam selama berjam-jam antara negara tetangga yang bersenjata nuklir itu.

Saat bersamaan Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan bekerja untuk memberikan solusi terkait Kashmir.

Kedua musuh bebuyutan itu terlibat dalam baku tembak hebat selama empat hari, yang terburuk dalam hampir tiga dekade, dengan rudal dan pesawat tanpa awak ditembakkan ke instalasi militer masing-masing dan puluhan orang tewas.

Kesepakatan gencatan senjata dicapai setelah diplomasi dan tekanan dari Amerika Serikat, tetapi dalam beberapa jam, tembakan artileri disaksikan di Kashmir India, pusat sebagian besar pertempuran.

BacaJuga: Rayakan Kemenangan, Rakyat Pakistan Turun ke Jalan

Ledakan dari sistem pertahanan udara menggelegar di kota-kota dekat perbatasan saat pemadaman listrik, mirip dengan dua malam sebelumnya, menurut pihak berwenang, penduduk, dan saksi Reuters.

Pada Sabtu malam, India mengatakan Pakistan telah melanggar kesepakatan yang dicapai untuk menghentikan penembakan dan bahwa angkatan bersenjata India telah diinstruksikan untuk "menangani dengan tegas" setiap pengulangan.

Sebagai tanggapan, Pakistan mengatakan pihaknya berkomitmen pada gencatan senjata dan menyalahkan India atas pelanggaran tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Betrand Peto Akui Tak...
Betrand Peto Akui Tak Tahu Ada Petisi Boikot Sarwendah, Fokus Garap Lagu Baru
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Berita Terkini
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved