Siapa Asif Ali Zardari? Presiden Pakistan Saat Perang Melawan India

Jum'at, 09 Mei 2025 - 15:15 WIB
loading...
Siapa Asif Ali Zardari?...
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari. Foto/kedubes pakistan
A A A
ISLAMABAD - Asif Ali Zardari adalah tokoh politik penting di Pakistan yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Islam Pakistan dari tahun 2008 hingga 2013.

Dia kembali menjabat sebagai Presiden Pakistan sejak 10 Maret 2024. Ini adalah masa jabatan keduanya setelah sebelumnya memimpin negara tersebut dari 2008 hingga 2013.

Zardari dikenal luas sebagai suami dari Benazir Bhutto, mantan Perdana Menteri Pakistan yang dibunuh pada tahun 2007, dan sebagai figur yang memimpin Partai Rakyat Pakistan (Pakistan Peoples Party/PPP) setelah kematian istrinya.

Perjalanan hidup dan karier politik Zardari penuh dengan dinamika: dari pernikahan yang mendongkrak posisinya dalam politik, hingga tuduhan korupsi dan kekuasaan sebagai kepala negara.

Berikut ini profil, latar belakang keluarga, peran politik, kontroversi, serta pengaruhnya dalam lanskap politik Pakistan.

Kehidupan Awal


Asif Ali Zardari lahir pada tanggal 26 Juli 1955 di Karachi, Pakistan, dalam keluarga kaya pemilik tanah (feudalis) yang berasal dari Nawabshah, provinsi Sindh.

Ayahnya, Hakim Ali Zardari, adalah seorang politisi dan pengusaha terkemuka. Zardari berasal dari komunitas Sindhi, etnis utama di wilayah selatan Pakistan.

Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di Karachi Grammar School dan kemudian bersekolah di St. Patrick’s High School, Karachi.

Untuk pendidikan tinggi, ia sempat menempuh studi di London, meskipun ada kontroversi seputar kredibilitas pendidikan tingginya, dan tidak ada catatan resmi yang jelas mengenai gelar akademis yang berhasil ia selesaikan.

Sejak muda, Zardari dikenal sebagai sosok flamboyan dan gemar kegiatan sosial serta olahraga, khususnya polo.

Ia berasal dari latar belakang keluarga elite yang memberikan akses terhadap jejaring sosial dan politik tingkat tinggi di Pakistan.

Pernikahan dengan Benazir Bhutto dan Awal Karier Politik


Langkah besar Zardari ke dunia politik terjadi pada tahun 1987, ketika ia menikahi Benazir Bhutto, putri dari mantan Perdana Menteri Zulfikar Ali Bhutto.

Benazir sendiri merupakan figur penting dalam politik Pakistan dan menjadi perempuan pertama yang memimpin negara mayoritas Muslim.

Pernikahan ini mempererat hubungan antara dua keluarga berpengaruh di Sindh, dan membuka jalan bagi Zardari untuk masuk ke kancah politik nasional.

Namun, sejak awal, ia dicurigai sebagai "pendatang baru" yang memperoleh kekuasaan melalui hubungan keluarga, bukan karena pengalaman atau kapabilitas politik.

Ketika Benazir Bhutto menjabat sebagai Perdana Menteri (1988–1990 dan 1993–1996), Zardari memainkan peran penting di belakang layar.

Ia menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Investasi pada masa pemerintahan kedua Benazir.

Namun, banyak pengamat menganggap Zardari menggunakan posisi dan pengaruhnya untuk mendapatkan keuntungan pribadi, pandangan yang kelak akan membayangi seluruh karier politiknya.

Tuduhan Korupsi dan Masa Penahanan


Julukan "Mr. 10 Percent" mulai menempel pada Zardari selama masa pemerintahan Benazir, sebagai sindiran atas dugaan bahwa ia meminta komisi 10% dari setiap proyek pemerintah.

Ia dan Benazir menghadapi berbagai tuduhan korupsi, baik di Pakistan maupun di luar negeri (terutama Swiss dan Inggris).

Tuduhan ini mencakup penyalahgunaan kekuasaan, suap, penyelewengan dana publik, dan pencucian uang.

Setelah Benazir Bhutto digulingkan dari kekuasaan pada tahun 1996, Zardari ditangkap dan dipenjara. Ia menghabiskan sekitar 11 tahun di penjara antara 1996 dan 2004, meskipun tidak pernah terbukti bersalah secara sah dalam banyak tuduhan tersebut.

Pendukungnya menyatakan Zardari adalah korban dari persekusi politik yang dilakukan rezim Nawaz Sharif dan militer.

Selama di penjara, ia mengaku mengalami penyiksaan dan isolasi yang berat. Namun, selama itu pula ia berhasil mempertahankan peran politiknya dan terus memperkuat posisinya dalam PPP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved