Sekjen PBB kepada India dan Pakistan: Hindari Konfrontasi Militer yang Bisa Lepas Kendali!

Selasa, 06 Mei 2025 - 08:26 WIB
loading...
A A A
Pakistan saat ini duduk sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara, yang dipimpin oleh Yunani selama bulan Mei.

Selain lima anggota tetap pemegang hak veto—China, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat—10 anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB adalah Aljazair, Denmark, Yunani, Guyana, Pakistan, Panama, Korea Selatan, Sierra Leone, Slovenia, dan Somalia.

Dalam beberapa minggu setelah serangan Pahalgam, Menteri Luar Negeri India S Jaishankar berbicara dengan semua anggota Dewan Keamanan PBB, kecuali China dan Pakistan. Dia juga berbicara dengan Guterres.

Dalam seruannya, Jaishankar menggarisbawahi bahwa para pelaku, pendukung, dan perencana serangan teror di Kashmir harus diadili.

Jumat lalu, Perwakilan Tetap Pakistan untuk PBB Duta Besar Asim Iftikhar Ahmad mengatakan pada konferensi pers di PBB bahwa negaranya berhak untuk mengadakan pertemuan ketika pihaknya merasa perlu.

Dia mengatakan situasi yang berkembang setelah serangan di Pahalgam merupakan ancaman nyata bagi perdamaian dan keamanan regional dan internasional.

Pertemuan tertutup tersebut tidak akan berlangsung di Ruang Sidang Dewan Keamanan PBB tempat para anggota Dewan Keamanan duduk di meja tapal kuda yang kuat, melainkan di ruang konsultasi di sebelah ruang sidang.

Minggu lalu, Ahmad bertemu dengan Guterres dan memberinya pengarahan tentang situasi keamanan di kawasan tersebut.

Guterres minggu lalu juga berbicara dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved