20 Jet Tempur Israel Bombardir Yaman, Balas Dendam karena Houthi Merudal Bandara Ben Gurion

Selasa, 06 Mei 2025 - 07:34 WIB
loading...
20 Jet Tempur Israel...
Sekitar 20 jet tempur Israel membombardir Yaman, balas dendam setelah kelompok Houthi merudal area Bandara Internasional Ben Gurion. Foto/Screenshot video Times of Israel
A A A
SANAA - Sekitar 20 jet tempur Israel telah membombardir wilayah Hudaydah di Yaman, yang diklaim sebagai situs-situs kelompok Houthi, pada hari Senin.

Serangan itu sebagai pembalasan setelah kelompok sekutu Iran itu menyerang area Bandara Internasional Ben Gurion dengan rudal balistik pada hari Minggu.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sebagaimana dikutip dari BBC, Selasa (6/5/2025), mengatakan pihaknya menyerang lokasi yang berfungsi sebagai sumber pasokan utama bagi Houthi di Pelabuhan Hudaydah, serta pabrik semen Bajil di sebelah timur kota Hudaydah.

Baca Juga: Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion, Israel Marah dan Ancam Balas Dendam

Setelah serangan di Bandara Ben Gurion hari Minggu, Houthi mengatakan mereka akan memberlakukan blokade udara menyeluruh terhadap Israel dengan menargetkan bandara-bandarnya sebagai respons terhadap rencana Israel untuk memperluas operasi militernya di Gaza.

Kelompok Houthi mengatakan 21 orang terluka dalam serangan hari Senin, dan menggambarkannya sebagai serangan gabungan "agresi Amerika Serikat-Israel". Namun Amerika membantah terlibat dalam serangan tersebut.

IDF mengatakan, "Serangan hari Senin dilakukan dengan tepat, dengan langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi kerusakan pada kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan."

"Pabrik Bajil berfungsi sebagai sumber daya ekonomi yang signifikan, dan digunakan oleh kelompok itu untuk membangun terowongan dan infrastruktur," papar IDF, menambahkan bahwa lokasi pelabuhan Hudaydah telah digunakan untuk transfer senjata Iran.

Pelabuhan itu adalah yang terbesar kedua di Laut Merah setelah Aden, dan merupakan titik masuk untuk sekitar 80% impor pangan Yaman.

Baca Juga: Sudah Lemahkan Israel hingga Rudal Houthi Bobol Iron Dome, David's Sling, Arrow, dan THAAD?

Beberapa penduduk mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa lebih dari 10 serangan menargetkan Pelabuhan Hudaydah dan daerah al-Salakhanah dan al-Hawak di kota itu, sementara empat serangan lagi menargetkan pabrik semen.

Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan yang dijalankan Houthi, Anees al-Asbahi, mengatakan sedikitnya 21 orang terluka dalam serangan itu.

Kelompok Houthi menyalahkan AS dan Israel atas serangan tersebut. Namun, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pasukan mereka tidak berpartisipasi dalam serangan Israel di Yaman pada hari Senin.

Sekadar diketahui, rudal yang ditembakkan Houthi ke area Bandara Internasional Ben Gurion di dekat Tel Aviv pada Minggu pagi mendarat di sebelah jalan akses dekat terminal utama.

Empat orang terluka oleh ledakan itu, dengan dua lainnya terluka dalam perjalanan ke tempat perlindungan, kata layanan darurat Israel.

Rudal tersebut, yang diklaim Houthi sebagai misil balistik hipersonik, berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel, yakni Iron Dome, David's Sling, dan Arrow.

Bahkan sistem pertahanan udara THAAD Amerika Serikat yang dioperasikan di Israel juga gagal mencegat rudal Houthi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu mengancam akan membalas serangan Houthi, dengan mengatakan: "Kami menyerang di masa lalu, kami akan menyerang di masa depan."

Iran mengatakan serangan di Bandara Ben Gurion adalah "keputusan independen" oleh kelompok Houthi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved