Demi Proyek Baru, Yordania Usir Paksa 101 Warga Palestina dari Kamp Pengungsi Tak Resmi

Kamis, 01 Mei 2025 - 17:45 WIB
loading...
Demi Proyek Baru, Yordania...
Anak Palestina di Kamp Jerash, Yordania. Foto/UNRWA/Ahmad Abu Sitteh
A A A
AMMAN - Pihak berwenang di Yordania dilaporkan "mengusir paksa" sekitar seratus warga Palestina dari kamp pengungsi tidak resmi untuk memberi jalan bagi proyek konstruksi baru.

Menurut Human Rights Watch (HRW) pekan ini, Pemerintah Daerah Amman Raya (GAM) di ibu kota Yordania menghancurkan 25 rumah, beserta toko-toko, di kamp Al-Mahatta di kota itu pada bulan November dan Desember tahun lalu.

Pembongkaran itu dilaporkan memaksa 101 orang untuk diusir.

Meskipun kamp Al-Mahatta tidak secara resmi diakui sebagai kamp pengungsi oleh pemerintah Yordania, kamp itu menampung sekitar 8.000 warga Palestina yang keluarganya diusir pasukan pendudukan Israel selama Nakba 1948.

Pengusiran dan pembongkaran oleh Yordania tersebut dilaporkan dilakukan untuk membuka jalan bagi proyek tata kota baru yang tengah dikerjakan otoritas Amman, dengan kota tersebut telah mengumumkan pada bulan Desember “Rencana Strategis” empat tahunnya untuk kota tersebut hingga tahun 2026.

Proyek itu mencakup peningkatan ruang terbuka hijau, perbaikan sistem lalu lintas, dan pengurangan kepadatan penduduk di lingkungan dan permukiman yang tidak diakui.

Menurut laporan HRW, orang-orang yang digusur tidak diajak berkonsultasi secara memadai, mereka juga tidak diberi banyak pemberitahuan, kompensasi, atau bantuan untuk pindah.

Mereka dikutip mengatakan mereka hanya diberi “pemberitahuan dua pekan hingga satu bulan” untuk meninggalkan rumah mereka dan “janji lisan samar-samar tentang kompensasi sebesar 80 dinar Yordania (USD113) per meter persegi, dengan transparansi terbatas mengenai proses atau jangka waktu.”

Wali Kota Amman Yousef Al-Shawarbeh dikutip mengatakan, bagaimanapun, penduduk Palestina yang mengungsi tidak berhak atas kompensasi karena mereka "melanggar hak milik negara", dan kota tersebut malah menawarkan mereka "sumbangan".

Adam Coogle, wakil direktur HRW untuk Timur Tengah, menyatakan, "Mengungsikan keluarga dan mengganggu mata pencaharian mereka tanpa perlindungan yang memadai dan kompensasi yang adil membuat puluhan orang tidak memiliki tempat untuk mencari bantuan."

Baca juga: Rusia Peringatkan Barat Tingkatkan Terorisme Maritim
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved