Di Ambang Perang, India dan Pakistan Saling Tutup Wilayah Udara

Kamis, 01 Mei 2025 - 06:10 WIB
loading...
A A A
Penerbangan dari Pakistan, yang dijadwalkan untuk tujuan di Asia Tenggara dan Oseania sekarang harus memutari India. Ini akan memberikan beban yang sangat besar pada maskapai Pakistan yang sudah kekurangan uang, sementara juga meningkatkan waktu perjalanan secara signifikan.

Sementara India telah mengambil sejumlah langkah diplomatik yang bersifat menghukum, termasuk menunda Perjanjian Perairan Indus, menyatakan staf diplomatik militer Pakistan di Komisi Tinggi sebagai "persona non grata", menutup semua pos perbatasannya, dan membatalkan semua visa yang diberikan kepada warga negara Pakistan, Islamabad juga telah mengambil beberapa langkah, seperti menangguhkan semua perdagangan, menutup wilayah udaranya untuk maskapai penerbangan India, dan mengutip hak untuk menangguhkan "semua pakta bilateral, termasuk Perjanjian Simla".

Pakistan khawatir tentang serangan militer yang akan segera dilakukan oleh India, yang telah berjanji untuk mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas serangan teror di Pahalgam, Kashmir.

India telah berjanji untuk pergi ke "ujung Bumi" untuk menemukan teroris dan pendukung mereka serta menghukum mereka "di luar imajinasi mereka".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved