Mengapa Kashmir Jadi Pusat Ketegangan antara India dan Pakistan?

Kamis, 24 April 2025 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Kelompok bersenjata yang mengaku bertanggung jawab dituding memiliki hubungan dengan organisasi berbasis di Pakistan.

Sebagai respons, India menangguhkan Perjanjian Air Indus dan menurunkan hubungan diplomatik dengan Pakistan.

Ketegangan ini meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik antara dua negara bersenjata nuklir.

7. Dimensi Internasional


Konflik Kashmir menarik perhatian global karena potensi eskalasinya antara dua negara bersenjata nuklir.

Organisasi internasional dan negara-negara besar telah menyerukan dialog dan penyelesaian damai, namun upaya mediasi sering kali terhambat oleh ketegangan bilateral dan kepentingan nasional masing-masing pihak.

8. Dampak terhadap Penduduk Sipil


Penduduk Kashmir telah lama menderita akibat konflik ini. Banyak yang mengalami pelanggaran hak asasi manusia, pengungsian, dan kerugian ekonomi.

Ketegangan yang terus-menerus juga menghambat pembangunan dan stabilitas di wilayah tersebut.

Kashmir tetap menjadi titik panas dalam hubungan India-Pakistan karena kombinasi faktor sejarah, agama, politik, dan keamanan.

Penyelesaian damai memerlukan dialog terbuka, penghormatan terhadap hak-hak penduduk Kashmir, dan komitmen dari kedua negara untuk menghindari kekerasan.

Baca juga: Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia, Bagai Langit dan Bumi?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved